You are here
Ini Kandungan Krim Pemutih Wajah Berbahaya yang Harus Dihindari..! Kecantikan 

Ini Kandungan Krim Pemutih Wajah Berbahaya yang Harus Dihindari..!

topmetro.news – Krim pemutih wajah saat ini menjadi produk paling dicari oleh wanita. Tak heran, karena hampir semua wanita berusaha untuk mendapatkan wajah putih dalam waktu yang singkat. Bahkan, wanita tak segan-segan mengeluarkan biaya yang mahal untuk menemukan krim pemutih wajah yang ampuh.

Tingginya antusias wanita untuk mendapatkan wajah putih dengan cara instan ini menjadikan pamor produk-produk pemutih wajah naik daun. Bahkan, demi meraup keuntungan dari ceruk pasar ini, produsen tidak segan-segan menggunakan zat kimia berbahaya dalam produknya.

Kondisi ini menjadikan anda harus lebih selektif dalam memilih krim pemutih wajah yang akan digunakan. Jangan sampai keinginan untuk mendapatkan wajah putih berubah menjadi malapetaka yang harus ditanggung dalam waktu yang panjang.

Silahkan baca juga rekomendasi cara memutihkan wajah yang lebih efektif dan aman disini : Cara memutihkan wajah dengan cepat dan aman

Kali ini tim kecantikan TopmetroNews akan mengulas tentang kandungan zat kimia berbahaya dalam krim pemutih wajah, cara mengenali ciri-cirinya dan efeknya terhadap tubuh.

Tapi sebelumnya, sebaiknya anda ketahui dulu bagaimana cara zat kimia berbahaya bekerja untuk memutihkan kulit anda.

Cara Kerja Zat Kimia dalam Memutihkan Wajah dan Kulit

Sebelumnya mungkin anda sudah pernah mendengar atau mengetahui isilah “Pigmen”. Ya, Pigmen adalah zat pewarna pada tubuh. Dan pigmen yang khusus bertugas mengatur pewarnaan kulit disebut dengan melanin.

Melanin adalah pigmen warna coklat yang berfungsi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Setiap kali kulit terpapar sinar matahari, tubuh akan secara otomatis memproduksi melanin untuk melindungi kulit. Itulah sebabnya kenapa setiap kali terjemur sinar matahari kulit anda akan menjadi gelap. Karena semakin banyak kandungan pigmen melanin diproduksi oleh tubuh, maka kulit akan semakin gelap.

Zat kimia yang digunakan dalam pemutih wajah dan kulit bekerja dengan cara menekan produksi melanin dalam tubuh sehingga kulit akan menjadi lebih putih. Akan tetapi, resikonya kulit anda akan menjadi sangat rentan terhadap sinar matahari karena kekurangan melanin. Dan jika kulit tidak terlindungi melanin dalam jangka waktu panjang, sinar ultraviolet sangat beresiko menyebabkan kanker kulit.

Kandungan Krim Pemutih Wajah Berbahaya

Ada beberapa bahan berbahaya yang biasanya terkandung dalam krim pemutih wajah dan kulit. Beberapa diantaranya sudah dilarang penggunaannya, sementara sebahagian lainnya harus dalam pengawasan dokter. Berikut beberapa bahan berbahaya yang terkandung dalam krim pemutih wajah dan kulit :

1. Merkuri

merkuri

Merkuri termasuk salah satu zat berbahaya yang terkandung dalam krim pemutih wajah dan kulit. Merkuri merupakan cairan logam perak atau lebih dikenal dengan sebutan air raksa.

Merkuri bekerja dengan cara merangsang enzim trikinase dalam menghambat tirosin sehingga tubuh tidak memproduksi melanin. Dampaknya kulit akan menjadi putih dan mulus pada awalnya. Akan tetapi lama-kelamaan merkuri akan mengendap dibawah kulit dan akan menyebabkan pigmentasi kulit dengan efek yang permanen.

Efeknya akan terlihat setelah beberapa tahun kedepan dimana kulit akan berubah warna menjadi biru kehitaman dan sangat rentan terserang kanker. Merkuri juga dapat mengakibatkan kemandulan, keguguran, kerusakan saraf dan ginjal.

Ciri-ciri kandungan merkuri pada krim pemutih wajah

  • Merkuri memiliki aroma logam yang khas dan sangat menyengat. Untuk menghindari hal ini produsen biasanya mencampurkan krim pemutih wajah dengan parfum atau bibit pewangi yang mencolok.
  • Krim pemutih wajah yang mengandung merkuri memiliki tekstur yang lengket. Namun ada juga sebahagian produsen yang mencampurkannya dengan bedak atau bedak dingin agar sedikit encer.
  • Krim pemutih wajah yang mengandung merkuri pada umumnya memiliki warna kuning atau krem yang mencolok dan mengkilat seperti mutiara. Ini disebabkan karena pihak produsen mencampurkannya dengan bahan pewarna textil agar terlihat lebih menarik.
  • Krim pemutih wajah berbahaya yang mengandung merkuri akan terasa gatal dan panas dikulit.
  • Pada saat awal pemakaian, krim pemutih wajah yang mengandung merkuri pada umumnya akan menyebabkan iritasi dan pengelupasan pada kulit wajah. Tidak hanya itu, kulit wajah juga akan menjadi kemerahan saat terpapar sinar matahari.
  • Krim pemutih wajah yang mengandung merkuri akan menjadikan kulit wajah putih pucat dalam waktu singkat. Selain itu, kulit wajah juga akan terlihat kencang dan tipis.
  • Krim pemutih wajah yang mengandung merkuri akan menyebabkan jerawat tidak tumbuh diwajah. Ini pertanda tidak normal sebab kulit wajah tidak lagi mengandung melanin dan protein.
  • Saat pemakaian krim pemutih wajah yang mengandung merkuri dihentikan, wajah akan kembali ke warna aslinya dengan cepat serta akan muncul jerawat kecil yang menyebabkan gatal.

 

2. Hidrokinon (Hydroquinone)

hidrokinon
Gambar Ilustrasi sumber : google

Hidrokinon adalah bahan kimia yang digunakan untuk menghilangkan hyperpigmentasi pada kulit. Kemampuannya untuk memutihkan wajah dengan menghambat produksi melanin menjadikannya banyak digunakan untuk produk krim pemutih wajah. Tidak hanya itu, hidrokinon juga mampu menghilangkan flek hitam diwajah, bekas jerawat dan bekas luka diwajah.

Penggunaan hidrokinon dalam dosis yang tinggi dan dalam jangka waktu lama sangat berbahaya. Biasanya efek samping penggunaannya akan terlihat setelah pemakaian selama 6 bulan. Resiko terparah penggunaan zat ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal, kelainan fungsi hati, kanker darah dan dapat mengaktifkan sel-sel kanker dalam tubuh.

Jika digunakan secara berlebihan, hidrokinon dapat memicu pemutihan kulit yang tidak sesuai dengan keinginan dan tidak normal. Selain itu, kulit juga akan menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari.

Ciri-ciri kandungan Hidrokinon dalam krim pemutih wajah

  • Pemutih wajah yang mengandung hidrokinon biasanya terasa panas dan gatal saat dipakai.
  • Hidrokinon yang terkandung dalam krim pemutih wajah akan memberikan aroma yang menyengat dan terasa sangat khas.
  • Berbeda dengan merkuri, hidrokinon sangat mudah larut dalam air, sehingga untuk krim pemutih wajah yang berbahan dasar air agak sulit dibedakan dari teksturnya.
  • Krim pemutih wajah yang mengandung hidrokinon akan menjadikan wajah putih terang dan terlihat tidak alami dalam waktu yang singkat.
  • Pada awal pemakaian, krim pemutih wajah yang mengandung zat hidrokinon akan menjadikan kulit wajah terkelupas dan berwarna kemerahan.
  • Apabila pemakaian krim pemutih wajah dihentikan, maka kulit wajah akan kembali ke warna semula dalam waktu singkat.

Cara Menghindari Resiko Krim Pemutih Wajah Berbahaya

Beberapa cara yang dapat anda lakukan agar terhindar dari resiko penggunaan krim pemutih wajah berbahaya adalah :

  • Hindari anggapan memutihkan wajah dengan cara yang instan. Sebab dengan anggapan ini akan akan terdorong untuk mencari produk yang mampu memberikan hasil maksimal dalam waktu singkat, namun mengabaikan resikonya.
  • Lebih teliti dalam membeli produk pemutih wajah. Sangat dianjurkan untuk melihat label izin BPOM dalam produk yang akan anda beli. Selain itu, tidak ada salahnya memperhatikan komposisi produknya.
  • Tes terlebih dahulu produk pemutih wajah sebelum anda membelinya dan hindari penjual yang tidak menyediakan tester produknya.
  • Tes produk pemutih wajah yang akan anda beli pada bagian kulit yang sensitif seperti pada bagian belakang telinga dan leher. Hindari Jika terasa panas, perih atau gatal. (TM/art)
22.260 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment