You are here
Gejala Sakit Ginjal yang Harus Kita Ketahui Kesehatan 

Gejala Sakit Ginjal yang Harus Kita Ketahui

topmetro.news – Ginjal adalah salah satu organ tubuh sangat penting. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui, apakah ada gangguan pada ginjal. Atau dengan kata lain, apa saja terkait gejala sakit ginjal haruslah kita pahami.

Dalam beberapa kasus, gejala sakit ginjal bisa seolah tak kelihatan. Bahkan beberapa orang bisa saja tidak merasakan gejala apa pun.

Namun, jika Anda merasakan salah satu atau lebih dari 15 gejala di bawah ini, atau ingin tahu tentang masalah ginjal Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Atau silahkan melakukan darah dan urin.

Gejala yang ada dalam daftar di bawah ini, bisa saja karena masalah selain ginjal atau gangguan kesehatan lainnya. Sehingga apabila Anda merasakan salah satu atau bahkan lebih, maka untuk memastikannya adadalah adalah dengan menemui dokter.

Misalnya, ada rasa nyeri di punggung bagian bawah. Itu belum pasti gejala sakit ginjal. Ginjal berada di atas pinggang di belakang tubuh. Jadi, jika ada rasa sakit di sana, sebaiknya segera beri tahu dokter untuk kepastiannya.

Berikut di bawah ini adalah 15 gejala sakit ginjal:

1. Merasa kedinginan pada cuaca yang panas:

Anemia dapat membuat Anda merasa kedinginan sepanjang waktu, bahkan di ruangan yang hangat. Kita mungkin mengeluh kedinginan, bahkan kadang merasa sangat kedinginan, sementara orang lain malah merasa hangat atau kepanasan.

Rasa kedinginan seperti ini tentu menjadi tidak wajar. Apalagi kalau kita merasa sangat kedinginan dalam cuaca yang panas. Ini memang bisa saja karena demam biasa, namun bisa juga merupakan salah satu gejala sakit ginjal.

2. Selalu kelelahan atau merasa lelah sepanjang waktu:

Mengapa kelelahan bisa terjadi? Ginjal yang sehat membuat hormon yang disebut erythropoietin atau EPO. Hormon ini berfungsi merangsang tubuh untuk membuat sel darah merah pembawa oksigen. Ketika fungsi ini terganggu atau bahkan gagal, maka ginjal akan membuat lebih sedikit EPO. Dengan jumlah sel darah merah yang lebih sedikit untuk membawa oksigen, maka otot dan otak sangat cepat lelah.

Keluhan yang biasanya muncul adalah, selalu merasa terus-menerus kelelahan dan tidak memiliki semangat apa pun. Biasanya pasien selalu merasa ingin tidur setiap saat.

3. Merasa sesak napas:

Merasakan sesak napas dapat juga berhubungan dengan ginjal. Dalam hal ini ada dua penyebabnya. Pertama, cairan ekstra dalam tubuh dapat menumpuk di paru-paru dan menimbulkan rasa sesak saat bernapas. Lalu penyebab kedua kedua karena anemia (kekurangan oksigen yang membawa sel darah merah). Kondisi ini dapat membuat tubuh kekurangan oksigen dan merasa seakan kehabisan napas.

Dalam kondisi ini, akan muncul rasa takut. Pada saat mengalami sesak napas, biasanya juga akan muncul perasaan khawatir dan ini membuat penderita merasa ketakutan. Biasanya diikuti pikiran negatif lainnya, misalnya merasa kemungkinan akan jatuh atau sesuatu bakal terjadi. Kondisi ini juga membuat penderita tidak bisa tidur malam hari. Rasa seolah tidak bisa bernapas itu bisa muncul dengan ilusi seperti sedang tenggelam atau sejenisnya. Ada pula muncul rasa kembung dan ini semakin mempersulit pernafasan. Penderita pun menjadi tidak bisa berjalan kemana-mana.

4. Merasa seakan mau pingsan, pusing, atau lemah:

Anemia yang terkait dengan gagal ginjal menjadikan otak Anda tidak mendapatkan cukup oksigen. Ini dapat menyebabkan perasaan mau pingsan, pusing, atau lemah.

Dalam situasi ini, penderita biasanya akan mengeluh selalu lelah dan pusing. Kadang penderita menduga ada masalah pada tekanan darahnya. Atau mungkin berpikiran bahwa diabetesnya sudah semakin buruk. Pemikiran semacam ini akan membuat mental penderita semakin terpuruk.

5. Susah fokus atau kesulitan berpikir jernih:

Selain itu, anemia yang terkait dengan gagal ginjal juga bisa memunculkan gejala lain karena masalah otak tidak mendapatkan cukup oksigen tadi. Ini dapat menyebabkan masalah memori atau masalah dengan konsentrasi.

Penderita akan mengalami gangguan terkait daya ingat yang turun. Bahkan penderita bisa tidak ingat apa yang dia lakukan minggu lalu. Atau apa yang dialami dua hari yang lalu. Dengan kondisi ini, penderita menjadi susah fokus atau tidak bisa berkonsentrasi.

6. Muncul rasa sangat gatal pada kulit:

Ginjal berfungsi untuk membuang kotoran dari aliran darah. Ketika ginjal gagal menjalankan fungsi, maka akan terjadi penumpukan kotoran dalam darah. Hal ini bisa menyebabkan rasa gatal yang parah.

Rasa gatal yang dialami penderita bukan hanya terasa pada kulit saja. Bahkan rasa gatal itu bisa terasa sampai ke tulang. Bagian tubuh yang gatal bahkan bisa sampai berdarah karena selalu digaruk. Termasuk kulit penderita pun akan mengalami pecah-pecah.

7. Pembengkakan pada tangan atau kaki:

Gagal ginjal menyebabkan tubuh tidak bisa mengeluarkan cairan, yang akhirnya menumpuk di tubuh Anda. Ini menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, kaki, dan/atau tangan.

Biasanya penderita akan sangat terganggung karena terjadinya banyak pembengkakan di pergelangan kaki. Pergelangan kaki penderita bisa menjadi sangat besar sehingga tidak bisa memakai sepatu atau alas kaki lainnya. Pembengkakan di pergelangan kaki misalnya, bisa sangat mengganggu, sehingga penderita akan merasa sangat lelah, meski hanya berjalan ke halte.

8. Pembengkakan pada wajah:

Dampak lain gagal ginjal yang menyebabkan tubuh tidak bisa mengeluarkan cairan dan akhirnya menumpuk di tubuh adalah, terjadinya pembengkakan di bagian wajah.

Kondisi lainnya yang muncul pada situasi ini adalah masalah rambut yang sudah mulai rontok. Lalu ada keluhan soal kehilangan berat badan. Wajah penderita pun benar-benar bengkak.

9. Makanan terasa tak seperti biasa:

Penumpukan kotoran dalam darah (disebut uremia) dapat membuat rasa makanan berbeda dan menyebabkan bau mulut. Anda mungkin juga merasakan bahwa Anda menjadi tidak suka makan daging. Atau berat badan Anda turun karena Anda tidak ingin makan.

Pada gejala sakit ginjal ini, penderita akan merasakan munculnya rasa busuk terasa di mulut. Lalu penderita juga mengeluhkan hilangnya nafsu makan. Sehingga berat tubuh pun bisa berkurang hinga belasan kilogram.

10. Nafas Beraroma Amonia:

Gejala sakit ginjal juga menjadikan penumpukan kotoran dalam darah (disebut uremia). Hal ini pun dapat menyebabkan bau mulut.

Bau mulut yang muncul pun bisa mengganggu orang di sekitar penderita. Bahkan bisa saja ada teman kita yang merasa bahwa nafas kita berbau seperti nafas ikan. Terkadang napas kita bahkan berbau seperti aroma urin dan kita harus menggosok gigi lebih sering.

11. Perut sebah, mual, ingin muntah:

Penumpukan kotoran yang parah pada darah (uremia) juga dapat menyebabkan rasa mual dan muntah. Akibatnya kita kehilangan nafsu makan dan lagi-lagi dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Keluhan penderita pada gejala sakit ginjal seperti ini adalah munculnya rasa gatal dimana-mana. Juga merasa mual dan ingin muntah sepanjang waktu. Penderita sering merasa tidak bisa menahan apa pun di perut dan ingin dimuntahkan. Rasa mual ini pun akan berpengaruh pada keinginan untuk makan.

12. Sering buang air kecil pada malam hari:

Ginjal berfungsi memproduksi urin. Jadi ketika fungsi ginjal gagal atau terganggu, urin bisa berubah. Ini akan memunculkan rasa ingin buang air kecil lebih sering. Atau dalam jumlah yang lebih besar dari biasanya, dengan warna urin pucat. Anda mungkin juga merasakan kesulitan saat buang air kecil.

Gangguan yang muncul pun tentunya adalah seputar buang air kecil, misalnya semakin sering. Lalu penderita pun harus semakin sering ke kamar mandi. Namun ada kalanya, tidak ada urin yang dikeluarkan.

13. Air seni berbusa atau berbuih:

Gejala sakit ginjal atau terganggunya fungsi ginjal bisa juga nampak pada kondisi urin. Jadi ketika ginjal gagal, urin bisa berubah menjadi berbusa atau berbuih. Hal ini dapat disebabkan karena jumlah protein dalam urin di atas normal.

Pada kondisi ini, terkadang penderita akan menemukan fakta, bahwa urinnya sudah sangat berbusa.

14. Urin berwarna coklat, merah, atau ungu:

Dampak lain terganggunya fungsi ginjal atau gejala sakit ginjal yang bisa kelihatan adalah, perubahan pada warga urin. Anda bisa saja buang air kecil lebih sering, atau mungkin dalam jumlah lebih kecil dari biasanya. Namun perhatikan warnanya, apakah semakin gelap. Bahkan di tingkat lebih parah, urin bisa saja sudah bercampur atau mengandung darah.

Warna seperti darah pada urin ini akan bisa langsung terlihat ole penderita. Warna urin pun akan sangat gelap, tampak seperti anggur.

15. Susah buang air kecil:

Gejala sakit ginjal atau gangguan fungsi ginjal juga bisa terasa saat buang air kecil. Anda mungkin merasakan susah atau kesulitan buang air kecil.

Sering penderita menyampaikan keluhan, bahwa mereka seakan sudah ingin buang ar kecil. Namun saat di kamar mandi, urin yang keluar sangat sedikit dan rasanya tidak tuntas, seakan masih ada yang tersisa. Penderita akan merasakan, seperti ada tekanann di area perut bagian bawah.

mengenal gejala sakit ginjal

Inilah gejala sakit ginjal yang bisa saja pernah kita rasakan. Seperti dikatakan di atas, kalau Anda merasakan salah satunya, bisa saja bukan gejala sakit ginjal. Namun apa pun itu, ada baiknya tetap waspada dan selalu berkonsultasi dengan dokter. (TM-ART)

203 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment