You are here
Tiga Rumah di Medan Labuhan Terbakar, Remaja Tewas Terpanggang Peristiwa 

Tiga Rumah di Medan Labuhan Terbakar, Remaja Tewas Terpanggang

topmetro.news – Diduga akibat arus pendek listrik, tiga unit rumah ludes terbakar di Lingkungan 3, Gang Mesjid, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, terbakar, pada  Minggu (30/9/2018) malam kemarin.

Akibat kejadian tersebut, seorang remaja berusia 15 tahun bernama Aditya Andika tewas terpanggang di kamar tidur rumahnya.

Musibah kebakaran yang meludeskan rumah tiga pintu yang dihuni Antoni Sugiarto, Wak Idot dan Heri terjadi saat masing – masing penghuni rumah sedang istirahat. Tak disangka, percikan api muncul dari arus pendek salah satu rumah.

Kobaran api menjilat dinding rumah tiga pintu itu, pemilik rumah kalang kabut keluar rumah. Dalam suasana panik, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Tak disangka, Aditya Andika yang mengalami cacat tuna rungu terjebak di kamar, terkepung api.

Akibatnya, remaja itu tidak bisa ditolong oleh keluarga dan warga tewas terpanggang. Di sela – sela suasana kepanikan warga, petugas pemadam kebakaran dengan 4 unit armada keabakaran tiba di lokasi.

Petugas melakukan pemadaman, dalam waktu tempo lebih dari satu jam, akhirnya api dapat dipadamkan. Petugas pemadam dan polisi menemukan jenazah remaja berusia 15 tahun itu telah terpanggang di dalam kamar.

Pihak keluarga yang histeris, menolak jenazah korban dibawa visum ke rumah sakit, setelah pihak keluarga membuat surat pernyataan, akhirnya, jenazah anak pasangan Antoni dan Wilda disemayamkan di rumah duka.

“Malam itu, sewaktu kejadian, bapak korban kerja malam satpam di PDAM, makanya anak itu gak bisa diselamatkan mamaknya,” kata Samsul warga sekitar.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, korban tewas karena terjebak api di kamar, pihak keluarga keberatan divisum.

“Untuk penyebab api, hasil keterangan di lapangan, api diduga berasal dari arus pendek, untuk mengetahui penyebabnya, kita masih selidiki,” kata Bonar.(TM/14)

155 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment