You are here
Edy Rahmayadi : Masyarakat Harus Menjaga Alam dan Jangan Bangun Rumah di Bantaran Sungai Daerah 

Edy Rahmayadi : Masyarakat Harus Menjaga Alam dan Jangan Bangun Rumah di Bantaran Sungai

Advertisement

topmetro.news – Hari kedua Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi berkunjung ke kabupaten Mandailing Natal (Madina) guna meninjau langsung kondisi masyarakat korban banjir di Kecamatan Lingga bayu, pada Rabu (14/11/2018).

Demi keselamatan dan kenyamanan, Gubsu mengimbau agar masyarakat jangan lagi membangun rumah di bantaran sungai. Imbauan tersebut disampaikan Gubsu saat temu ramah dengan masyarakat korban bencana banjir di kelurahan simpang gambir kecamatan Lingga bayu didampingi Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution beserta BPBD Sumut, Kadis Pendidikan Sumut, Kadis Bina Marga Sumut, Anggota DPRD Madina dan Pimpinan OPD Madina.

Tindakan Antisipasi

Gubsu juga menjelaskan, imbauan yang disampaikannya itu merupakan sebuah tindakan antisipasi agar nantinya kedepan tidak ada lagi rumah yang hanyut dan jatuh korban apabila terjadi lagi bencana banjir di kecamatan Lingga bayu yang geografisnya langsung berada didekat sungai batang natal.

“Untuk kenyamanan masyarakat, dan agar tidak lagi ada korban saya imbau kepada masyarakat jangan lagi ada warga yang membangun rumah dan tinggal di bantaran sungai.Dan saya juga minta kepada masyarakat agar mau pindah ketempat yang akan di sediakan oleh Pemerintah Provinsi sumut nantinya,” sebutnya.

Mantan Pangkostrad TNI AD tersebut juga berpesan agar masyarakat supaya menjaga dan tidak merusak alam. Sebab, diduga penyebab salah satu terjadinya bencana banjir ini adalah rusaknya alam.

Bupati Madina

Hal senada juga dikatakan Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, bahwa sesuai arahan Gubernur Sumut supaya kita jangan lagi merusak lingkungan.

“Untuk itu saya juga meminta kepada masyarakat agar supaya jangan lagi bekerja mendompeng, karena kegiatan mendompeng itu merupakan salah satu yang merusak alam kita. Marilah cari pekerjaan yang lebih bagus lagi, tanpa merusak lingkungan,” pungkasnya.(TMD/01)

406 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment