Diduga Karena Dendam, Sudirman Alias Pai Dibakar Hidup-hidup

Sudirman alias Pai dibakar ditengah lapangan
Advertisement

Topmetro News – Diduga karena motif dendam, seorang pria warga Batangkuis bernama Sudirman alias Pai dibakar hidup-hidup ditengah lapangan bola yang terletak di Sebelah Irian Supermarket pasar IX Tembung, pada hari Jumat (23/11/2018) sekira pukul 20.45 WIB.

Hendra (28), Salah seorang warga yang melihat langsung peristiwa ini menyampaikan bahwa, pada awalnya ia terkejut melihat seorang pria berlari ditengah pasar dengan kondisi tubuh yang terbakar api. Dibelakang korban terlihat ada seorang pria lainnya yang mengejar dengan membawa sebilah broti sambil berteriak-teriak.

Korban kemudian berlari ketengah lapangan bola yang terletak tepat di sebelah Irian Supermarket pasar IX Tembung. Warga lain yang melihat kejadian ini langsung mengerumuni korban yang masih menggeliat berusaha memadamkan api yang berkobar ditubuhnya. Warga kemudian berusaha mencari air untuk membantu memadamkan api ditubuh korban.

“Aku lagi jalan-jalan santai naik kereta bawa anakku bang. Terus tiba-tiba kulihat ada laki-laki berlari ditengah pasar sambil teriak minta tolong karena badannya terbakar. Besar kali apinya bang. Nggak berapa lama lewat laki-laki lain sambil teriak-teriak mengejarnya dan bawa broti”, ujar Hendra.

Korban dilarikan ke RS Citra Medika

Melihat banyaknya warga yang berkumpul menolong korban, pelaku kemudian melarikan diri. Setelah api ditubuh korban berhasil dipadamkan warga, korban yang sudah terkulai lemas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Citra Medika yang berada tidak jauh dari lokasi kajadian.

“Pas udah padam api dibadannya, warga menaikkannya ke becak barang bang. Terus dibawa ke Rumah sakit Citra Medika” lanjut Hendra.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pria yang dibakar di kawasan Pasar 9 Tembung, Kabupaten Deli Serdang.

“Iya betul, informasinya ada orang yang dibakar, anggota sudah turun ke TKP,” kata Faidil via telepon seluler, Jumat (23/11/2018) malam.

Dibakar Hidup-hidup karena motif dendam

Panitreskrim Polsek Percut Seituan, Ipda Supriyadi menyampaikan bahwa motif pelaku diduga karena sakit hati. Pelaku memang sudah membawa martil dan Bensin saat mencari korban.

“Informasi yang Kita peroleh dari salah seorang saksi mengatakan bahwa ia (saksi) sempat menanyakan kenapa pelaku mengapa membawa martil dan bensin. Kemudian si pelaku menjawab untuk mematikan korban”, ungkap Panitreskrim Polsek Percut Seituan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih dalam tentang kasus ini untuk  mengetahui kejadian sebenarnya.

Reporter: Surya Irwandi

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment