You are here
Dua Pelaku Curanmor Ini Lesu, Usai Diringkus Tim Pegasus Polsek Patumbak Peristiwa 

Dua Pelaku Curanmor Ini Lesu, Usai Diringkus Tim Pegasus Polsek Patumbak

topmetro.news – Unit Reskrim Polsek Patumbak meringkus dua orang pelaku pencurian sepeda motor. Kedua pelaku diringkus di dua tempat yang berbeda, Rabu (9/1/2018) pagi.

Kedua pelaku yang diamankan bernama Hengki Pramtama (38) warga Jalan Garu II, Gang Bunga Sedap Malam, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas dan Dedi (32) warga Jalan Tanah Abang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Kanit Reskrim Patumbak Iptu Budiman SE, SH kepada wartawan mengatakan, kedua tersangka di ringkus adanya laporan korban bernama H. Oktanianus Silalahi (25) warga Jalan Garu IV No. 40A, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas. Dimana saat itu korban melihat sepeda motor Beat merah BK 2959 AES, hilang saat parkir di teras rumahnya.

“Berdasarkan laporan korban dengan LP/08/01/2019, Minggu (6/1/2018) kemarin yang kehilangan sepeda motor di teras rumahnya,” kata Budiman Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (9/1) sore.

Adanya laporan korban, lanjut Kanit Reskrim. Pihaknya melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah tiga hari melakukan penyelidikan, Unit Reskrim mendapat informasi. Bahwasannya Hengki Pratama yang melakukan pencurian tersebut. Tidak mau buruannya kabur, Unit Reskrim langsung melakukan pennagkapan terhadap tersangka Hengki.

“Kita mendapat informasi dari korban dan warga sekitar. Tersangka Hengki yang melakukan pencurian tersebut. Saat di tangkap tersangka mengakui perbuatannya dan menggadaikan hasil curiannya sebesar Rp. 700 ribu, kepada temannya di Galang bernama Dedi,” ujar Kanit Reskrim.

Setelah itu, Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan pengembanngan dengan membawa tersangak Hengki untuk menunjukan tempat tinggal Dedi. Sampainya disana, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap Dedi dan memeriksa kedalam rumahnya. Disana polisi menemukan sepeda motor milik korban. Keduanya pun di boyong ke komando bersama barang bukti dan uang Rp100 ribu, sisa hasil kejahatan.

“Keduanya di prasangkakan dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelas eks Kanit Reskrim Sunggal ini.

Reporter: Iswandi Nasution

844 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment