You are here
Sebar Video Hoax People Power, Pria di Medan ‘Gol’ Kota Medan 

Sebar Video Hoax People Power, Pria di Medan ‘Gol’

Topmetro.News – Sebar video hoax people power seorang pemuda di Medan Labuhan ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut. Dalam lakonnya sebar video hoax itu, dirinya menuliskan pada judul video, bahwa aksi People Power di Kota Medan sudah mulai beraksi. Dia pun mengajak warganet untuk bersama-sama berdoa. Saat ditangkap Sabtu (18/5/2019), pelaku tak berkutik.

sebar video hoax

Sebar Video Hoax Bilang Demo People Power di Medan

Info yang diperoleh di kepolisian, pria nahas yang sebar video hoax people power itu berinisial JP alias Janri (30) tercatat sebagai warga Jalan Tangguk Utama, Blok 3 Griya Martubung.

Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Humas Polda Sumut menyampaikan penangkapan itu dilakukan lantaran karena Janri diduga kuat telah menyebarkan video (berita) hoax unjukrasa ‘People Power’ yang telah mulai berlangsung di Kota Medan.

“Pelaku berhasil diamankan pada pukul 11.30 WIB tadi,” kata Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Sabtu (18/5/2019).

Teriakan Yel Prabowo Presiden

Tatan seperti disiarkan ‘matatelinga’ menjelaskan, dalam postingannya di chanel youtube Janry Cool, dia menuliskan pada judul video, bahwasanya People Power di Kota Medan sudah mulai beraksi. Karenanya dalam judul itu pula, dirinya mengajak warganet untuk bersama-sama berdoa, demi kedamaian NKRI.

“Dalam video itu terlihat kerumunan massa dengan jumlah banyak melakukan aksi unjukrasa sembari meneriakkan yel yel Prabowo Presiden. Video itu diposting pelaku pada 16 Mei 2019, padahal sesungguhnya pada tanggal itu unjuk rasa tidak ada terjadi di Kota Medan,” papar polisi.

Disita Barang Bukti

Untuk itu, sambung Kombes Tatan, terhadap Janri, pihak kepolisian akan mempersangkakannya dengan Pasal 14 ayat 2 UU RI No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Sebagai barang bukti yang diamankan, jelas polisi, dari pelaku diamankan 1 unit ponsel merk Oppo F1S, KTP dan sim card.

“Untuk motif, pelaku memohon doa untuk kedamaian negara dan bangsa pasca pemilu. Padahal konten berita bohong yang dibuat pelaku dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat,” pungkasnya.

baca juga | ALIANSI MAHASISWA DAN MASYARAKAT CINTA INDONESIA TOLAK PEOPLE POWER

Seperti disiarkan topmetro.news sebelumnya, ribuan massa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cinta Indonesia (AMMCI) menggelar aksi menolak People Power dan mendukung kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (7/5/2019).

Ribuan massa beraksi dimulai dari Kelurahan Martubung menuju lapangan merdeka Medan dan berkumpul di Hotel JW. Mariot Jalan Putri Hijau nomor 10 Kecamatan Medan Baru. Diketahui, aksi ini pun dilaksanakan sampai selesainya penghitungan suara di KPUD Sumut.

Dalam orasinya, ribuan massa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cinta Indonesia ini menyampaikan, KPU jangan takut, mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara (Sumut).

Jika tidak ada yang terima dengan hasil pemilu sebaiknya menempuh jalur hukum, sebab negara Indonesia negara hukum bukan negara koboi.

Reporter | jeremitaran

924 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment