You are here
Saksi Paslon Prabowo-Sandiaga Tolak Tandatangani Rekapitulasi Pilpres Politik 

Saksi Paslon Prabowo-Sandiaga Tolak Tandatangani Rekapitulasi Pilpres

topmetro.news – Saksi Paslon 02, Azis, menolak menandatangani berita acara penetapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pilpres 2019 tingkat nasional. Hal itu disampaikannya di hadapan komisioner Bawaslu RI, para saksi partai politik dan calon DPD, dengan nada diplomasi.

“Mohon maaf dan mohon izin pada forum ini apabila kami mengurangi kehikmatan dalam penetapan hasil rekapitulasi ini. Sebagai saksi Paslon 02 menyatakan menolak,” urainya datar.

Penolakan penetapan hasil rekapitulasi Pilpres 2019 ini, lanjutnya, sebagai komitmen moral bahwa pihaknya tidak pernah menyerah melawan ketidakadilan, kecurangan dan kesewenang-wenangan, kebohongan dan apa saja yang menciderai demokrasi.

Sementara pantauan awak media dari arena rapat pleno terbuka beberapa jam sebelumnya, pembahasan rekapitulasi perhitungan suara dari Papua berjalan alot dan ‘panas’. Saksi dari parpol sangat kecewa karena keberatan (protes) yang direkomendasikan lembaga pengawas pemilu di semua tingkatan, tidak diakomodir.

“Rekomendasi sudah kami teruskan kepada penyelenggara dalam hal ini KPU. Namun sayangnya tidak semua bisa diakomodir KPU. Bila memang tidak bisa diselesaikan di forum ini sebaiknya diselesaikan di MK. Bila memang ada tindak pidana pemilu, silakan laporkan ke kami,” papar Ketua Bawaslu RI Abhan.

Perolehan Suara Parpol

Sementara itu, pendukung utama Paslon 01, yaitu PDIP menjadi pemenang Pemilu dengan perolehn suara mencapai 19,33 persen. Berikut hasil perolehan perhitungan suara parpol tingkat nasional berdasarkan nomor urut parpol:
1. PKB: 1.357.097 suara (9,69 persen), 2. Gerindra: 17.594.839 suara (12,57 persen), 3. PDIP: 27.053.961 suara (19,33 persen), 4. Golkar: 17.229.789 suara (12,31 persen), 5. Nasdem: 12.661.792 suara (9,05 persen).

6. Perindo: 702.536 suara (0,50 persen), 7. Partai Berkarya: 2.929.495 suara (2,09 persen), 8. PKS: 11.493.663 suara (8,21 persen), 9. PPI: 3.738.320 suara (2,67 persen), 10. PPP: 6.323.147 suara (4,52 persen), 11. PSI: 2.650.361 suara (1,89 persen).

12. PAN: 9.572.623 suara (6,84 persen), 13. Hanura: 2.161.507 suara (1,54 persen), 14. Demokrat: 10.876.507 suara (7,77 persen), 15. PBB: 1.099.848 suara (0,79 persen,) dan 16. PKPI: 312.775 suara (0,22 persen).

BACA | Tata Cara Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu Legislatif

Paslon 01 Raih 55,50 Persen

Sementara itu, sebagaimana diprediksikan lembaga quick count April lalu, setelah melalui perhelatan panjang dan berliku, akhirnya di pukul 01.40 WIB, Selasa dini hari tadi (21/5/2019), Paslon 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin didaulat KPU RI sebagai pemenang Pilpres 2019.

Hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara Pemilu 2019 yang dibacakan Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik, Paslon 01 mendulang 85.607.362 suara (55,50 persen). Sedangkan rivalnya Paslon 02 memperoleh 68.650.239 suara (44,50 persen). Terdapat selisih 16.957.123 suara. Dengan total suara sah 154 257.601 dari setiap provinsi.

Terjadi peningkatan tipis sebesar 2,35 persen bila dibandingkan hasil perolehan suara pada Pemilu 2014 lalu. Jokowi yang saat itu menggandeng JK mendulang 70.997.85 suara (53,15 persen). Sementara Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, meraih 62.576.444 suara (46,85 persen). Terdapat selisih 8.421.389 suara.

reporter | Robert Siregar

229 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment