You are here
Komplotan Begal yang Sering Beraksi di Lahan Garapan Laut Dendang Diringkus Peristiwa 

Komplotan Begal yang Sering Beraksi di Lahan Garapan Laut Dendang Diringkus

topmetro.news – Empat komplotan begal yang kerap beraksi di kawasan Lahan Garapan Laut Dendang, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, diringkus Personel Polsek Percut Sei Tuan, akhir pekan kemarin

Keempat pelaku komplotan begal yakni, Pandi alias Black Uban (20), Andre Pratama (20), keduanya warga Kecamatan Medan Timur.

Sedangkan dua pelaku komplotan begal lainnya masih di bawah umur yaitu, MS alias Amat (15), serta DP (16), diketahui beralamat di kawasan Laut Dendang, Simpang Beo, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto mengatakan, dalam pengungkapan tersebut pihaknya juga berhasil meringkus seorang penadah sepeda motor curian dari para tersangka.

“Keempat tersangka diamankan di kawasan Lahan Garapan Laut Dendang. Kita juga mengamankan seorang penadah barang curian dari para tersangka bernama Supardi (50) di rumahnya di kawasan Laut Dendang, Simpang Beo,” kata Subroto.

Menurut Kompol Subroto, penangkapan para pelaku berdasarkan laporan dari warga yang telah menjadi korban perampokan saat melintas di kawasan tersebut.

Beberapa korban yang diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu, mengaku mereka sempat diancam pisau oleh para pelaku komplotan begal.

“Mereka memang biasa mangkal di kawasan garapan itu. Saya fikir mereka memang tinggal disitu. Soalnya mereka hanya jalan kaki saja,” katan seorang korban sewaktu melapor ke Polsek Percut Sei Tuan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan para korban, saksi, serta olah TKP, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap Pandi alias Black Uban dan Andi pratama, keduanya mengaku menggunakan pisau saat menjalankan aksinya.

“Tersangka Pandu alias Black Uban, sudah 11 kali melakukan aksi serupa. Untuk tersangka, Andre dan MS alias Amat, masing-masing dua kali. Sedangkan tersangka DP, mengaku satu kali melakukan aksi Curanmor,” beber Kompol Subroto.

Dari para tersangka komplotan begal, polisi menyita barang bukti berupa satu buah pisau.dua unit HP masing-masing merk Mito dan ICherry, serta 2 unit sepedamotor Yamaha Mio Soul tanpa plat.

Reporter | Surya Irwandi

500 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment