You are here
Cerita Adik: ”Papa Masuk Kamar Kakak, Pas Mama Pergi, Sering…” Daerah 

Cerita Adik: ”Papa Masuk Kamar Kakak, Pas Mama Pergi, Sering…”

Topmetro.News – Papa masuk kamar kakak, kasus pencabulan ayah terhadap darah dagingnya kembali terjadi. Kali ini pelaku seorang Oknum honorer berinisial Sy. Pelaku dilaporkan tega memerkosa anak tirinya, sebut saja Bunga (18).

Papa Masuk Kamar Kakak, Dicabuli Sejak Lama

Info di kepolisian menyebut, kelakuan Sy yang juga Ketua RT di Kelurahan Berbas Tengah, Bontang, Kaltim itu berawal saat ibu kandung Kembang, sebut saja Surti, mendengar penuturan anak bungsunya yang masih berusia 10 tahun, adiknya Bunga. Kontan saja, Surti seolah tidak percaya dengan kalimat yang didengarnya.

Si bungsu bercerita kepada Surti bahwa Sy sering masuk ke kamar kakaknya Bunga. Itu sering dilakukan ketika Surti sedang tidak berada di rumah.

“Ibunya kerja sebagai asisten rumah tangga. Tersangka (Sy) honorer di Kelurahan Berbas Tengah. Juga menjabat ketua RT,” kata Iptu Suyono, Kasubag Humas Polres Bontang.

Menyadari anaknya sudah dicabuli, tidak lantas membuat Surti melaporkannya ke polisi.

Setelah dia berkonsultasi dengan adik tersangka, barulah dia berani melapor 24 Juni lalu. “Pertimbangannya, karena tersangka juga tulang punggung keluarga,” tuturnya.

Polisi yang menerima laporan itu langsung mendatangi tersangka di rumahnya, di kawasan Berbas Tengah. Kepada aparat, dia mengakui perbuatannya.

“Tersangka mengaku sudah mencabuli sejak korban kelas 5 SD. Dan mulai menyetubuhinya ketika kelas 2 SMP.” terangnya sebagaimana dilaporkan jaringan berita nasional JPNN.

Saking seringnya, tersangka sudah tidak ingat berapa kali melakoni perbuatan bejat nan terlarang itu.

Modus Minta Ponsel

Modusnya selalu sama, meminta telepon genggam anak tirinya itu. Dan baru dikembalikan ketika nafsunya tersalurkan.

“Tersangka sudah ditahan. Kasus ini masih diselidiki Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Bontang.”

baca juga | SITI PURBA, KARYAWAN PTPN4 DIPERKOSA LALU DIBUNUH, 2 REMAJA TETANGGA ‘GOL’

Seperti dilaporkan Topmetro.News sebelumnya, seorang Karyawan PTPN4 diperkosa lalu dibunuh. Kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu menimpa Siti Aminah alias Siti Purba (50). Tak cuma itu, barang-barang berharga milik korban pun ‘dipreteli’ para pelaku. Selidik punya selidik, ternyata pelakunya masih dibawah umur, yang tercatat sebagai tetangga korban.

Polisi berhasil mengungkap peristiwa karyawan PTPN4 diperkosa tersebut. Menurut polisi, korban Siti Purba dan kedua pelaku berinisial SS (15) dan AR (14) masih bertetangga. Mereka berdomisili di Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai (Sergai).

Peristiwa memilukan itu diungkapkan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, dalam press release di Mapolres Tebing Tinggi, Sabtu (6/7/2019).

Polisi menuturkan, dalam pengungkapan kasus ini pihaknya dibantu personil Sub Dit III Dit Reskrimum Polda Sumut.

Menurut pengakuan kedua tersangka, sesuai interogasi penyidik, mereka masuk ke rumah korban karyawan Kebun Pabatu itu setelah merusak jerjak jendela, Rabu (26/6/2019) dini hari. Dalam aksinya itu, mereka membawa sebilah parang.

Dalam aksinya, mereka berhasil masuk. Para tersangka menguras harta benda korban seperti uang tunai, telepon android, dan rokok dari dalam warung milik korban.

baca juga | SITI PURBA, KARYAWAN PTPN4 DIPERKOSA LALU DIBUNUH, 2 REMAJA TETANGGA ‘GOL’

Seperti dilaporkan Topmetro.News sebelumnya, seorang Karyawan PTPN4 diperkosa lalu dibunuh. Kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu menimpa Siti Aminah alias Siti Purba (50). Tak cuma itu, barang-barang berharga milik korban pun ‘dipreteli’ para pelaku. Selidik punya selidik, ternyata pelakunya masih dibawah umur, yang tercatat sebagai tetangga korban.

Polisi berhasil mengungkap peristiwa karyawan PTPN4 diperkosa tersebut. Menurut polisi, korban Siti Purba dan kedua pelaku berinisial SS (15) dan AR (14) masih bertetangga. Mereka berdomisili di Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai (Sergai).

Peristiwa memilukan itu diungkapkan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, dalam press release di Mapolres Tebing Tinggi, Sabtu (6/7/2019).

Polisi menuturkan, dalam pengungkapan kasus ini pihaknya dibantu personil Sub Dit III Dit Reskrimum Polda Sumut.

Menurut pengakuan kedua tersangka, sesuai interogasi penyidik, mereka masuk ke rumah korban karyawan Kebun Pabatu itu setelah merusak jerjak jendela, Rabu (26/6/2019) dini hari. Dalam aksinya itu, mereka membawa sebilah parang.

Dalam aksinya, mereka berhasil masuk. Para tersangka menguras harta benda korban seperti uang tunai, telepon android, dan rokok dari dalam warung milik korban.

1.705 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment