You are here
Sementara! PSMS Medan di Posisi Kelima Klasemen Wilayah Barat Liga 2 Indonesia 2019 Olahraga 

Sementara! PSMS Medan di Posisi Kelima Klasemen Wilayah Barat Liga 2 Indonesia 2019

topmetro.news – Hasil imbang yang diperoleh PSMS Medan, di kandang PSCS Cilacap dengan skor 0-0, dalam lanjutan Liga 2 Indonesia 2019 pekan kelima, pada Sabtu (13/07/2019) kemarin di Stadion Wijayakusuma. Atas hasil itu, PSMS Medan telah mencapai target mencuri poindi kandang PSCS. Walaupun, satu poin yang diraih PSMS Medan, sangat berarti untuk modal memperbaiki peringkat. Kini, posisi PSMS Medan di klasemen sementara menduduki peringkat kelima, dengan 10 poin.

Di posisi klasemen Liga 2 Indonesia 2019 Wilayah Barat sangat ketat, dimana ada 6 tim sangat tipis dalam perolehan poin. Memag, untuk sementara ini yang menjadi pimpinan klasemen semantara diisi Persita dengan 12 poin. Posisi itu tidaklah tentu aman bagi Persita sebagai pemuncak klasemen. Persiraja Banda Aceh yang tepat dibawahnya juga mengemas 12 poin selisih tigak goldari Persija, yang setiap saat akan dapat menggeser Persita.

Yang tak kalah menariknya, posisi klasemen wilayah barat ini, ada empat im yang memperoleh poin sama yakni 10, yang hanya selisih gola saja. Keempat tim tersebut yakni, Sriwijaya FC, Cilegon United, PSMS Medan dan PSCS Cilacap.

Jadi keenam tim yang berada di klasemen Wilayah Barat Liga 2 Indonesia bersaing sangat ketat. Keenam tim ingin mempersembahkabn yang terbaik di setiap laga. PSCS yang berstatus sebagai tuan rumah, mengandalkan duet Ari Hermawan dan Taryono di lini depan. PSMS yang dimotori pemain naturalisasi, Mamadou El Hadji dibuat kerepotan untuk meladeni permainan cepat PSCS.

Justru tim tamu PSMS yang memiliki peluang berbahaya di babak pertama. Namun kini belakang PSCS lebih sigap mengantisipasi peluang dari Eki Fauzi. Skor imbang tanpa gol bertahan di paruh pertama. PSMS lebih mendominasi jalannya pertandingan babak kedua, dan laga lebih banyak dilangsungkan di area bertahan PSCS Cilacap. Hanya saja berbagai peluang masih belum berhasil menjebol gawang Ghoni Yanur yang menggantikan posisi Ravi Murdianto.

Namun saat serangan balik dilancarkan PSCS dan gelandang Dwi Andika mengambil sepak pojok, bek PSMS masih kokoh mengawal pertahanan. Skor 0-0 mengakhiri pertandingan. PSCS Cilacap kini berada di papan tengah klasemen sementara dengan poin 10. Sementara PSMS berada satu peringkat di atasnya.

PSMS Medan Diakui Beri Perlawanan

Usai pertandingan, pelatih PSCS, Djoko Susilo mengatakan skuatnya sudah berjuang keras untuk mengamankan poin penuh. Namun, keberuntungan belum memihak PSCS. Dirinya turut memberikan komentar mengenai sejumlah kelemahan PSCS yang kembali terulang. “Inilah sepak bola, kami punya kans untung menang lebih besar. Tapi terus terang fokus kami hari ini sedikit hilang. Ada beberapa kesalahan terjadi dalam pertandingan ini,” ungkap Djoko Susilo, Sabtu (13/07/2019). “Saya akui PSMS Medan bisa memberikan perlawanan. Meski imbang kami syukuri. Semoga laga kandang berikutnya kami lebih bisa maksimal,” kata pelatih asal Malang.

Begitu juga dengan Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning, yan menyatakan, pertandingan antara PSCS Cilacap versus PSMS Medan ini berlangsung menarik, kedua kesebelasan telah memperlihatkan permainan yang enak disaksikan. Kedua tim saling jual beli serangan untuk dapat membobolkan gawang lawan.

Bagi Gurning, tuan rumah PSCS Cilacap bermain sangat maksimal dilaga tersebut, tim yang dilatih Djoko Susilo itu diawal pertandingan, sudah berusaha untuk menciptakan gol. Namun, hal itu telah diantisipasi, bahwa PSCS akan memperagakan permainan menyerang. “Dengan demikian, saya memperkokoh baisan pertahanan. Dan hal itu terwujud, PSCS hanya menciptakan peluang di seluruh pertandingan hanya 10 serangan, yang membahayakan gawang PSMS. Dari hasil imbang ini, saya sangat bersyukur. Dan terima kasih kepada pemain yang telah menerapkan instruksi. Usai laga ini, kita akan langsun memikirkan pertandinga selanjutnya,” ungkap Gurning. (TMN-YOFE)

446 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment