You are here
Kapolsek Patumpak Dikeroyok, Mengadu ke Mapolrestabes Medan Kota Medan 

Kapolsek Patumpak Dikeroyok, Mengadu ke Mapolrestabes Medan

Topmetro.News – Kapolsek Patumbak dikeroyok, kasusnya dilaporkan ke Mapolrestabes Medan. Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, Selasa (13/8/2019) secara resmi membuat laporan terkait peristiwa pengeroyokan yang dialami dirinya bersama anggotanya di Jalan Karya Marindal I.

Kapolsek Patumbak Dikeroyok, Kondisinya Membaik

“Hari ini kita buat laporan terkait pengeroyokan saat grebek kampung narkoba,” katanya di Mapolrestabes Medan seperti disiarkan antarasumut.

Dia menambahkan, kini kondisi kesehatan tubuhnya sudah mulai membaik, dan sudah dapat kembali beraktivitas seperti biasanya.

“Sudah mulai penyembuhan. Kemarin juga sudah perawatan dan sudah agak pulih.”

Gerebek Kampung Narkoba

Sekadar diketahui, AKP Ginanjar Fitriadi selaku Kapolsek Patumbak dikeroyok saat menggerebek kampung narkoba (GKN) di Jalan Karya Marindal I, Kecamatan Patumbak pada Kamis (8/8/2019).

Namun, saat membekuk seorang bandar narkoba, Ginanjar dan anggotanya justru mendapat perlawanan dan mereka dikeroyok sekitar 20 orang. Tak pelak lagi orang nomorsatu di Polsek Patumbak itu harus ‘menginap’ di Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Medika akibat luka yang dideritanya.

baca juga | REMAS PAYUDARA TEWAS DIKEROYOK, 2 PELAKU DICIDUK, 1 BURON

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya nekat remas payudara, M Sumardin (26) warga Jalan Karya Karsa Dalam Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat ini bernasib tragis. Kelakuannya yang nekat remas payudara ED Harahap bikin anggota keluarganya berang. Tiga orang bersaudara lantas mengamuk dan mengeroyok Sumardin hingga tewas. Selidik punya selidik antara korban dan pelaku, masih tercatat saudara dekat.

Info yang diperoleh, M Sumardin yang kesehariannya mocok-mocok ini tewas setelah dikeroyok tiga pria yang masih satu keluarga di Jalan Sekata Lorong VI Kecamatan Medan Barat, Selasa (2/4/2019) sekira pull 18.30 WIB.

Pemicunya lantaran Sumardin diketahui telah meremas payudara ED Harahap.

Info lain di kepolisian menyebut, pelaku pengeroyokan hingga tewas itu berjumlah tiga orang. Namun menurut polisi, dua pelakunya masing-masing Deni Ramadan (25) warga Sei Agul, Kecamatan Medan Barat dan Basriansah Dalimunthe alias Ucok (22) warga Tembung, Kabupaten Deliserdang sudah dibekuk polisi. Seorang pelaku lainnya yang diketahui bernama Zulkifli Harahap hingga kini masih diburu polisi.

“Jadi, kedua pelaku pembunuhan Deni dan Basriansah sudah ditangkap. Sementara pelaku Zulkifli masih dicari,” kata polisi, Rabu (3/4/2019).

reporter | jeremitaran

392 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment