You are here
Bandit Jalanan Bernasib Sial, Usai Menjambret Meninggal di TKP Daerah Peristiwa 

Bandit Jalanan Bernasib Sial, Usai Menjambret Meninggal di TKP

Topmetro.News – Usai menjambret tewas. Nasib nahas ini dialami Abdul Hasan (40) warga Jalan Damar Sari, Kelurahan Bagelen,Kecamatan Padang Hilir kota Tebingtinggi, Senin (9/9/2019) sekitar pukul 21:00 Wib. Usai menjambret tewas lantaran bertabrakan dengan pengendara sepedamotor lain. Peristiwa ini terjadi di Jalan Umum Tebing Tinggi – Bandar Khalifah, persisnya di Dusun IV Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sedang Bedagai.

Usai menjambret tewas2
foto | erwan

Usai Menjambret Tewas Setelah Kejar-kejaran

Aiptu K Napitupulu, Kanit Laka Polres Tebing Tinggi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan insiden itu.

Menurut polisi, sebelum terjadinya kecelakaan korban yang meninggal dunia bersama rekannya yang inisialnya tidak diketahui, malam itu melakukan penjambretan di wilayah Titi rante Bandar Khalipah.

Lantaran tak terima korbannya dijambret, korban langsung mengejar kawanan pelaku.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi saat itu hingga akhirnya pelaku jambret tabrakan dengan sepedamotor dari arah berlawanan, tepatnya di Desa Penggalangan.

”Kemudian korban yang mengejar dari belakang tidak dapat menghindari tabrakan ketika terjadi tabrakan di depannya lalu menabrak sepedamotor milik jambret yang sudah jatuh di badan jalan,” ucap Kanit

usai menjambret tewas3
foto | erwan

Tabrakan dengan Honda Supra

“Akibat insiden beruntun antara sepedamotor dengan Nomor polisi tidak diketahui (melarikan diri setelah kejadian) kontra sepedamotor dengan Nomor Polisi tidak diketahui (melarikan diri setelah kejadian) kontra Honda Supra X BK 4177 NS yang mengakibatkan pelaku jambret atas nama Abdul Hasan (40) menderita luka-luka dan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya dibawa RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi. Pengendara sepedamotor Honda Supra X BK 4177 NS, berinisial GM (16) warga Dusun Pokok Jengkol, Desa Bandar Tengah, Kec.Bandar Kalifah, Kab Serdang Bedagai mengalami luka memar di bagian rusuk sebelah kiri, luka di bagian kaki sebelah kiri dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Tebing Tinggi dan penumpangnya PIRTO PARTOGIAN SIRINGO RINGO (21) dengan alamat yang sama, mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kanan, luka di bagian tangan sebelah kanan dan kaki di sebelah kanan.”

”Untuk saat ini usai kita melakukan cek olah TKP barang bukti saat ini yang kita amankan 1 unit sepedamotor Honda Supra X BK 4177 NS dan untuk kerugian material kerusakan diperkirakan Rp 500.000,” terang Napitupulu.

baca juga | PANGARIBUAN PENJAMBRET PONSEL BONYOK DIHAJAR MASSA, KORBANNYA LISBET NAPITUPULU

Penjambret ponsel bonyok dan babak belur dianiaya massa

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya penjambret ponsel bonyok dan babak belur dianiaya massa. Pelaku Jefri Pangaribuan alias Jefri alias Pangaribuan alias Pangrib (22) warga Jalan Ngalengko, Gang Sehati No. 7, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur terpaksa harus tidur di sel tahanan Polsek Medan Timur akibat kelakuannya. Penjambret ponsel bonyok dimaksud diketahui hari-harinya tak mempunyai pekerjaan tetap. Kini, harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Medan Timur.

Penjambret ponsel bonyok setelah dirinya tertangkap massa, lantaran menjambret sebuah ponsel Vivo warna cream, milik korbannya Lisbet Napitupulu (56) warga Jalan Pelita I No 9, Kelurahan Sidorame, Kecamatan Medan Perjuangan.

”Adanya pelaku jembret yang diamankan massa di jalan, personil Unit Reskrim langsung menuju lokasi,” kata Kompol Arifin SH, Kapolsek Medan Timur, Senin (9/9/2019) siang kepada wartawan.

Kapolsek menjelaskan, sampainya di sana pelaku langsung diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Timur.

reporter | Erwan

1.010 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment