You are here
Babinsa Kodim Lamongan Bantu Warga Perbaiki Jalan Setapak Info Metro 

Babinsa Kodim Lamongan Bantu Warga Perbaiki Jalan Setapak

Topmetro.News – Bantu jalan setapak, bukti kedekatan TNI dan masyarakat. Setidaknya itu terjadi di Kabupaten Lamongan. Kedekatan TNI dan warga terasa kian kental. Bintara Pembina Desa di sana membantu warga Desa Kuwurejo, Kecamatan Buluk, mengecor jalan setapak di lokasi itu.

Bantu Jalan Setapak2
foto kiriman | admin@pendam5brw.online

Bantu Jalan Setapak, TNI Siap Membantu

Letkol Inf Sidik Wiyono, Dandim 0812/Lamongan, mengatakan jika upaya itu merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan personelnya, terlebih para Babinsa di wilayah tugasnya sebagai aparat teritorial TNI-AD.

“Babinsa, harus bisa memberikan yang terbaik ke masyarakat
di wilayah tugasnya. Babinsa, harus ada ketika masyarakat membutuhkan
suatu bantuan,” ucap mantan Danyonif Raider 500/Sikatan ini, Rabu (11/9/2019).

Lama Rindukan Perbaikan Jalan

Tak hayal, upaya itupun mendapat respon positif dari masyarakat, salah satunya ialah Kepala Dusun setempat.

Wasidi (53), mengaku jika kedatangan Babinsa di Desanya itu mampu meringankan upaya warga yang saat itu sedang memperbaiki jalan.

“Sangat terbantu pak. Warga di Desa kami, sudah lama merindukan perbaikan jalan itu,” ungkapnya.

baca juga | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya, untung ada TNI. Itu yang ada dalam pikiran penulis manakala beberapa waktu lalu, penulis membaca berita tentang penemuan seorang anak yang hilang atas nama Johanis Kanimu berusia 13 tahun. Konon anak tersebut tersesat selama dua pekan di dalam hutan, karena terpisah dengan orang tuanya ketika sedang berburu di Kampung Tanas, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke-Papua.

Ya, anggota Yonif MR (Batalyon Infanteri Mekanis Raider) 411/Pandawa Kostrad yang sedang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG), berhasil menemukan anak yang hilang itu.

Sekadar diketahui 8 orang personel Yonif 411/Pandawa Kostrad di Pos Kalimaro selanjutnya mengantarkan Johanis Kanimu kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tua itu bernama Melianus Kanimu dan Sensea Ndiken. Mereka berada di sebuah perkampungan di Obaathrow, Distrik Jagebob. Diketahui pula, ikhwal penemuan anak hilang yang tersesat di hutan selama dua pekan itu awalnya diterima info dari warga setempat.

Setelah menerima info berharga ini, petugas TNI lantas mencari keberadaan si anak. Hingga akhirnya mereka bisa dipertemukan dengan keluarganya dengan kondisi selamat, meski kondisi Johanis Kanimu sempat drop dan trauma.

Salah satu fakta ini menunjukkan betapa TNI dekat dengan masyarakat. Bisa dibayangkan betapa bersyukurnya orang tua Johanis Kanimu karena anak mereka ditemukan dalam kondisi selamat.

Tak bisa dipungkiri pula, tugas TNI tak cuma menjaga stabilitas keamanan nasional, menjaga keutuhan NKRI, mengantisipasi ancaman bahaya dari luar. TNI senantiasa menjaga NKRI dari seluruh lini, baik lini perbatasan Indonesia dengan negeri tetangga. TNI juga memiliki tugas dan tanggungjawab besar yakni menjaga batas-batas teritorial laut dan udara.

Mungkin masih jelas di ingatan kita, bahwa tahun 2018 lalu sekitar bulan Oktober, dua unit pesawat asing tak dikenal masuk wilayah Natuna. Ikhwal masuknya pesawat asing itu awalnya info diterima Komando Setor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas).

Selanjutnya pangkalan militer terdekat dan satu-satunya pangkalan militer tipe A dengan diperkuat dua Skadron 12 dan 16 itu langsung menerbangkan dua jet tempur F16 Fighting Falcon ke Natuna dan memerintahkan pesawat asing itu segera keluar dari wilayah Indonesia, kalau tidak ingin ditembak jatuh. Saat itu pula, pesawat asing itu kabur dan keluar dari wilayah Indonesia.

Selain itu, sekitar bulan Februari tahun 2016 TNI Angkatan Laut kembali menghalau kapal perang milik angkatan laut Amerika. Meski dengan alasan transit, dengan sigap TNI Angkatan Laut menggiring kapal milik Amerika itu ke luar hingga sampai di perbatasan Indonesia, karena memang kapal itu masuk tanpa izin.

reporter | jeremitaran

kiriman | admin@pendam5brw.online

114 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment