You are here
Warga Terjangkit DBD di Aceh Singkil, Terbesar Sejak 8 Tahun Terakhir Daerah Kesehatan 

Warga Terjangkit DBD di Aceh Singkil, Terbesar Sejak 8 Tahun Terakhir

Advertisement

topmetro.news – Sedikitnya sudah ratusan masyarakat Aceh Singkil yang terserang DBD (Demam Berdarah Dengue). Dan positif terjangkit pada tahun 2019 ini. Masyarakat yang terjangkit DBD pada tahun 2019 ini di Aceh Singkil adalah terbesar sejak tahun 2012 yang lalu.

Lakukan Fogging

Salah seorang warga Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil atas nama Yanti di status Facebooknya menjelaskan sudah banyak anak dan orang dewasa terkena DBD di kawasan Perumahan BRR.

“Tolong kepada Dinas Kesehatan atau Puskesmas Aceh Singkil. Agar melakukan fogging di Komplek BRR. Karena sudah banyak orang dewasa dan anak-anak terkena DBD,” ucapnya dalam kolom status tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil Edi Widodo saat dikonfirmasi reporter topmetro.news menjelaskan, bahwa sedikitnya sudah ada 140 lebih laporan dari enam puskesmas yang ada di Aceh Singkil warga yang terkena DBD sejak Januari 2019.

“Saat ini kita sudah menamgani 140 lebih kasus DBD yang tersebar di enam kecamatan. Seperti Kecamatan Pulau Banyak, Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Danau Paris, dan Singkohor. Dan semuanya itu positif DBD,” kata Edi.

“Kita sudah melakukan fogging di setiap daerah yang terjangkit DBD. Namun sebelum melakukan fogging tim kita turun ke lokasi dan melakukan pengecekan terhadap laporan yang kita terima. Mungkin hari ini di wilayah BRR Singkil akan dilakukan fogging,” sambungnya.

Jaga Lingkungan

Menurut Edi, tahun ini adalah tahun terbanyak sejak 2012. “Maka dengan itu kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan agar terhidar dari demam berdarah tersebut,” tutur Edi.

Disampaikan juga, bahwa fogging tidak serta merta dapat memusnahkan semua jentik nyamuk. Karena fogging dilakukan hanya di dalam dan pekarangan rumah. Sedangkan di parit-parit fogging tidak bisa dilakukan.

Maka agar terhindar dari demam berdarah, masyarakat harus turut serta menjaga lingkungan. Dengan cara membersihkan selokan dan sampah yang tergenang air. “Jentik nyamuk di dalam air tidak bisa dimusnahkan hanya dengan fogging,” terangnya.

Sedikit ulasan, demam berdarah atau Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan infeksi Virus Dengue. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, yang hidup di wilayah tropis dan subtropis. Diperkirakan terdapat setidaknya 50 juta kasus demam berdarah di seluruh dunia tiap tahunnya.

reporter | Rusid Hidayat Berutu

181 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment