You are here
Ini Alasan Fernando Silaban Tusuk Pacarnya dengan Gunting Daerah 

Ini Alasan Fernando Silaban Tusuk Pacarnya dengan Gunting

topmetro.news – Cinta diputus. Si Korban mengatakan kepada si pelaku, “Kamu nggak usah hubungi aku lagi. Sebentar lagi aku ‘martuppol’ dan menikah dengan pria lain.”

Inilah mungkin benang merah ceritanya. Sehingga pemuda bernama Fernando Silaban, melakukan penusukan ke tubuh pacarnya Fortina Saruksuk, di Jalan Sutomo, Tarutung, dengan menggunakan gunting. HAl ini sesuai keterangannya kepada penyidik Reskrim Polres Taput.

BACA JUGA | Tina Saruksuk Ditusuk dengan Gunting Hingga Luka Berat

Ditusuk Pacarnya

Sebagaimana diketahui, Fortina Saruksuk menjadi korban penganiayaan pacarnya sendiri. Akibatnya, korban mengalami luka berat setelah ditusuk gunting di bagian perut, dada, kaki, tangan, dan pelipis mata sebelah kiri.

Gadis berusia 24 tahun warga Dusun Lumban Raja Desa Parbubu Dolok Kecamatan Adiankoting itu harus mendapatkan beberapa luka parah dari orang yang dicintainya tiga tahun yang lalu.

Kini pacarnya Fernando Silaban (25) warga Desa Pancur Batu Kecamatan Adiankoting harus menginap di penjara Polres Taput atas perbuatan kejinya.

Dia dengan membabi buta menusuki pacarnya dengan gunting di tempat kerjanya di salah satu tukang jahit di Jalan Sutomo Kecamatan Tarutung, Rabu (4/12/2019), sekira pukul 07.15 WIB.

Setelah diinterogasi penyidik Polres Taput, terungkap tabir adanya masalah cinta di antara keduanya. “Pelaku tidak terima cintanya diputus. Sehingga menjumpai korban di tempat kerjanya dengan penuh emosi,” ujar Kasat Reskrim Polres Taput melalui Kanit Pidum Harris Matondang kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Menurut pengakuan pelaku, lanjut Harris, sebelumnya, di antara mereka sudah saling cekcok melalui ‘handpone’. Di komunikasi mereka, pelaku menjelaskan bahwa pacarnya Fortina Saruksuk mengaku akan menikah dengan pria lain.

“Kamu gak usah hubungi aku lagi. Sebentar lagi aku martuppol dan menikah dengan pria lain,” kata si gadis, sebagaimana disampaikan pelaku.

Sejak saat itu komunikasi dengan pacarnya tidak ada lagi. Namun, dalam pembicaraan mereka terakhir di ‘handpone’, pelaku sempat mempertanyakan tentang pembayaran sepeda motor yang sama-sama mereka gadaikan ke ‘leasing’.

“Kebetulan semua uangnya dipegang si korban,” terang penyidik, sesuai pengakuan si korban.

Temui Korban

Besok paginya, di hari peristiwa tersebut, pelaku mendatangi pacarnya ke tempat kerjanya. Pada saat itu, si korban belum ada. Lalu pelaku menyuruh teman pacarnya Derman Malau untuk menghubunginya. Tak berselang lama, korban pun tiba dan langsung menjumpai si pelaku.

“Setelah ketemu, keduanya terjadi cekcok mulut. Dengan emosi, pelaku langsung merampas gunting dari tangan pacarnya. Dan langsung menusuki pacarnya secara membabi buta hingga mengalami luka parah,” cetus Harris.

Saat itu juga, pelaku melarikan diri dari pintu belakang tempat kerja korban. Sebelumnya, pelaku mengunci pintu depan rumah dimana korban bekerja.

Mengetahui laporan itu, Tim Reskrim Polres Taput langsung ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Ia berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Taput.

reporter | Jan Piter Simorangkir

3.183 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment