You are here
Toko Roti Ganda Dibobol, Rp 50 Juta Disikat Maling Daerah Komunitas 

Toko Roti Ganda Dibobol, Rp 50 Juta Disikat Maling

TOPMETRO.NEWS – Toko Roti Ganda di Siantar dibobol maling. Uang kontan Rp 50 juta yang tersimpan dalam brankas disikat komplotan pelaku. Beruntung salah seorang pelaku pembobol toko Roti Ganda itu dibekuk petugas Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Siantar. Seorang lainnya dilaporkan kabur.

Toko Roti Ganda Dibobol, Sita Barang Bukti

Iptu Rusdi, Kasubbag Humas Polres Siantar membenarkan hal itu. “Ya benar pelaku pembobol toko Roti Ganda itu saat ini sedang diperiksa penyidik,” ujar Iptu Rusdi, Senin (13/1/2020) sebagaimana dilansir lintangnews.

artikel untuk Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

Menurut dia, pelaku berinisial R dan A diringkus polisi, Minggu (12/1/2020) sekira pukul 16.00 WIB dari Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Barat. Petugas menyita barang bukti sepeda motor pelaku.

Seorang Tersangka Kabur

Rusdi menerangkan, hingga kini pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Masih diperiksa penyidik di ruang Unit Jahtanras, karena 1 orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran karena melarikan diri,” terangnya seperti diberitakan media lokal itu.

Raib dari Brankas Lantai II

Sebelumnya, uang kontan sebesar Rp 50 juta yang hilang dari toko roti Ganda itu diketahui seorang pekerja kasirnya bernama Miya saat naik ke atas lantai II untuk mengambil sesuatu.

“Ketahuannya brangkas terbuka saat pekerja kasir bernama Miya naik ke atas lantai II untuk mengambil sesuatu. Sewaktu dirinya di lantai II, Miya melihat kalau brankas dalam kondisi terbuka,” ucap Andre, manager toko roti Ganda.

baca selengkapnya | ISTRI MELAHIRKAN KE RS, RUMAH DIBOBOL MALING, UANG DAN SEPEDAMOTOR LEWONG

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya, saat mengantar istri melahirkan ke rumah sakit malah rumah sendiri dibobol maling. Begitulah yang dialami Muktar (38) warga Jalan Cingwan Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan. Tak pelak lagi, persoalan ini dilaporkan ke polisi.

Keterangan di kepolisian menyebut, pria yang sehari-hari bekerja sebagai penarik ojek di kawasan Simpang Kantor Medan Labuhan, mengaku kehilangan sepeda motornya jenis Vega ZR warna Hitam dengan nomor Polisi BK 3582 ADA. Tidak itu saja, selain sepedamotor, korban pun kehilangan sejumlah uang dari dalam lemari lantaran rumahnya dibobol kawanan pencuri.

Informasi lain yang diterima saat korban menyambangi Polsek Medan Labuhan, Kamis (14/11/2019), sekitar pukul 19.00 WIB, korban meninggalkan rumahnya lantaran akan mengantar istrinya ke rumah sakit untuk melahirkan.

Namun saat korban kembali ke rumah pintu belakang rumah kontrakannya sudah terbuka menganga.
Melihat pintu belakangnya terbuka korbanpun melihat isi rumahnya alangkah terkejutnya korban melihat lemari pakaiannya sudah diobrak-abrik kawanan pencuri.

sumber | lintangnews

196 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment