Komplotan Perampok Sadis Diringkus, Satu Tewas Ditembak

komplotan perampok sadis

topmetro.news – Tim gabungan dari Polsek Medan Baru dan Polrestabes Medan, berhasil meringkus komplotan perampok sadis bersenjata tajam (sajam).

Salah seorang pelaku tewas dan terbujur kaku di kamar mayat Rumah Sakit Bahayangkara Medan. Setelah sebuah timah panas menembus dada kirinya.

Tersangka yang memilik banyak tato di tubuhnya bernama Mhd. Mukmin Mustakir alias Kiki (22) warga Jalan Camar 13, Kelurahan Tanggung Bongkar, Kecamatan Medan Medan Denai.

Salah Satu Pelaku Komplotan Perampok Sadis Diringkus di Percut Seituan

Selain itu, Tim gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru, juga berhasil meringkus teman Kiki, bernama Adi Syahputra Manullang (28) warga Jalan Datuk Kabu/Pasar III Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Tim gabungan juga mengamankan barang bukti milik pelaku yang digunakannya saat beraksi seperti, pisau panjang yang bersarung bersi bulat seperti tongkat, clurit, dan sepeda motor honda beat street warna putih BK 2010 AHA, yang digunakannya saat beraksi.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir MTCP yang didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing SIK dan beberapa Kapolsek jajaran menyebutkan, pengungkapan kasus perampok tersebut merupakan kerjasama dari Polrestabes Medan dan Polsek jajaran, terkait kasus menonjol yang sudah dilancarkan pelaku di beberapa wilayah baru-baru ini.

“Tersangka melakukan begal di kawasan Under Pass Titi Kuning, yang menimpa, seorang kakek bernama Wakit (60) warga Dusun I, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa. Pekerja pabrik plastik ini nyaris tewas di tebas clurit oleh kawanan begal yang memepet dan merampas sepeda motornya di Jalan Tritura, Under Pass Titi Kuning Medan, pada Selasa (7/1/2020) lalu, sekira pukul 05.30 wib,” kata Kombes Jhonny Eddizon Isir, kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Tewas Ditembak

Dimana salah satu pelakunya adalah Kiki yang tewas di tembak petugas. Sementara temannya yang bertugas sebagai joki, masih di buron (DPO).

“Selain kehilangan sepeda motor Honda GL Pro BK 4002 FF. Korban juga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan karena mengalami luka bacok disebelah kanannya, hingga harus menjalani oprasi,” jelas Kapolrestabes.

Sementara itu, korban lainnya adalah kakak beradik bernama, Tiur Elisabeth Purba (20) dan Fitri Yaningsing Purba (19). Kedua pekerja pekerja ponsel yang tinggal di kawasan Jalan Jamin Ginting Medan ini, menjadi korban perampokan oleh salah seorang pelaku yang masih dalam kelompok Kiki Cs.

Kedua remaja wanita itu dirampok oleh, Adi Syahputra Manullang dan temannya, rekannya yang masih DPO.

“Dengan kejadian ini saya menghimbau kepada masyarakat kota Medan, agar tidak memakai perhiasan menonjol dan Handphone ketika berada di jalan,” himbaunya.

“Dan ini merupakan program bapak Kapoldasu bahwasanya, ” Tidak ada ruang dan tempat di kota Medan terhadap pelaku kejahatan,” tandas mantan Ajudan Presiden Jokowi ini.

Sementara itu, kek Wakit yang mendapat kabar adanya pelaku begal terhadap dirinya, di tembak mati oleh pihak Kepolisian. Dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada kepada Polda Sumut, Polrestabes Medan dan jajaran.

Dirinya mengaku belajar ikhlas atas kejadian itu dan tidak menyimpan rasa dendam dengan pelaku. Apa lagi salah satu pelakunya yang melukainya telah tewas ditembus timah panas polisi.

“Sebelumya saya sudah bernazar (niat), kalau pelakunya di tangkap hidup maupun mati. Saya akan mencium tangannya,” kata kek Wakit dalam keadaan tangan masih tergantung perban.

Nazar sudah dilakukan sewaktu masuk ke kamar jenazah. Itu dilakukannuya dengan dan ikhlas dan tidak merasa bersalah,” cetus Wakit.

Reporter | Iswandi Nasution

Related posts

Leave a Comment