Satu Unit Rumah, Dihuni Dua Keluarga, Habis Dilalap Sijago Merah

topmetro.news – Satu unit rumah, dihuni dua keluarga, habis dilalap si jago merah. Hanya dalam waktu satu jam, satu unit rumah yang terbuat dari papan itu habis dimusnahkan api.

Kebakaran tersebut terjadi, Sabtu (22 /2/2020), pukul 15.00 WIB, di Jalan Patuan Anggi Kelurahan Pasar Sarulla Kecamatan Pahae Jae Taput.

Rumah yang berukuran sepuluh meter kali lima meter dan terbuat dari papan itu disekat jadi bagi dua. Dihuni dua kepala keluarga yakni, Keluarga Pak Tasia Sianturi (41) dan Keluarga Mak Samuel Siburian (65), warga Kelurahan Pasar Sarulla Kecamatan Pahae Jae Taput.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing membenarkan peristiwa kebakaran rumah tersebut. Disebutkan, pada saat kejadian, kedua keluarga sebagai pemilik rumah, tidak berada di rumah. Jadi rumah tersebut kosong.

“Awalnya terjadì kebakaran, ketika tetangga korban melihat ada api di atap rumah. Lalu warga sekitar langsung meminta tolong kepada warga lain. Itu menurut keterangan sejumlah saksi mata,” kata Baringbing.

Rumah Papan

Saat warga berdatangan, api sudah membesar. Karena rumah terbuat dari papan yang sudah tua, api dengan cepat menjalar.

Mengingat posisi beberapa rumah di sekitar kejadian sangat rapat, lalu dengan cepat pihak Polsek Pahae menghubungi pemadam kebakaran yang ada di Kecamatan Pahae Jae untuk segera datang.

Sekitar setengah jam, mobil damkar tiba. Lalu api bisa dipadamkan bersama-sama dengan warga sekitar dan tidak sempat merembes ke rumah lain. Api menghanguskan rumah korban dalam waktu satu jam. Sementara barang-barang korban tidak sempat terselamatkan.

Pemilik rumah datang setelah api sudah membesar dan tidak bisa berbuat apa-apa. Korban saat ini tingggal menumpang di rumah keluarga menunggu ada perbaikan.

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, untuk mengetahui dari mana sumber apinya pertama sekali. Polisi juga sudah mengamankan tempat kejadian.

“Kita bersyukur, atas peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian harta benda belum bisa kita perkirakan,” kata kapolres.

reporter | Jan Piter Simorangkir

Related posts

Leave a Comment