Tokoh Muda Aceh Singkil Minta Pemkab Gerak Cepat Tangani Covid-19

tokoh pemuda Aceh Singkil

topmetro.news – Banyak kepala dinas di Aceh Singkil yang dianggap ‘duduk manis’ tanpa ada berbuat dalam hal penanganan wabah pandemi Covid-19. Hal ini membuat salah seorang tokoh pemuda Aceh Singkil Hendri angkat bicara.

Ia sangat menyayangkan hanya beberapa SKPK yang tak kenal lelah dalam hal penanganan wabah ini. Padahal, peran para kepala dinas selama penanganan Covid-19, dianggap sangat penting untuk membantu Bupati Aceh Singkil. Semua dinas diharapkan ikut andil dalam penanganan Covid-19 sesuai tupoksi masing-masing.

“Selama ini, kita melihat hanya ada beberapa SKPK yang tak kenal lelah dalam mengurus sejumlah persoalan selama penanganan Covid-19 yang bekerja di bawah arahan bupati,” ucap Hendri, Rabu (6/5/2020).

Selaku masyarakat Aceh Singkil, dia merasa sangat kecewa dengan beberapa SKPK lainnya, yang dianggap hanya ‘duduk manis’. Tidak terlibat aktif bersama Bupati Aceh Singkil dalam membantu penanganan Covid-19.

Menurut Hendri, selama ini masih banyak dinas yang tidak bekerja sebagaimana diharapkan. “Kami meminta kepada Bupati Aceh singkil segera merumahkan atau mengganti para kepala dinas yang malas bekerja,” katanya.

Terutama Kepala Dinas DLH. Jangankan memberikan rasa nyaman dengan melayani masyarakat saat ini yang dilanda wabah dan himpitan ekonomi yang menyiksa. Dia malah merumahkan atau mem-PHK tenaga honorer. Yang dimana mereka sangat membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” sambung Hendri.

Citra Pemkab

Sungguh etika yang sangat tidak bijak saat situasi begini mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang merugikan masyarat. Dan menurut Hendri, itu sangat mencoreng citra Pemkab Aceh Singkil.

Hendri juga mengingatkan, bahwa gaji para kepala SKPK bersumber dari uang rakyat. “Jadi harus serius dalam hal penanganan wabah ini. Bukannya memberhentikan para honorer,” imbuhnya.

“Kalau hanya karena alasan anggaran di DLH dipotong untuk penanganan wabah Covid-19, lantas apakah dinas lain tidak terpotong? Padahal kita ketahui, seluruh anggaran di dinas-dinas dilakukan rasional anggaran. Namun tidak ada memberhentikan para honorer,” kata Hendri lagi.

Sementara itu, Sekda Aceh Singkil Drs Azmi MAP mengatakan, bahwa memang dalam penanggulangan wabah Virus Corona yang saat ini melanda, ada beberapa SKPK yang jadi garda terdepan dalam hal penanganannya.

“Para SKPK di Aceh Singkil sudah berbuat untuk mengentaskan masalah wabah ini. Dan dari kesemuanya, ada dinas yang memang jadi garda terdepan,” ucap Azmi.

“Sedangkan mengenai adanya tenaga honorer yang dirumahkan oleh kepala dinasnya, sudah kita suruh ditarik kembali,” katanya.

Memang saat ini Pemerintah Aceh Singkil berupaya sekuat tenaga untuk mengentaskan permasalahan wabah yang saat ini menjadi momok menakutkan. “Dan salah satu caranya ialah, pemkab saat ini terus membenahi agar penularannya tidak masuk ke Aceh Singkil,” tutup tokoh pemuda Aceh Singkil ini.

reporter | Rusid Hidayat Berutu

Related posts

Leave a Comment