topmetro.news – Personil Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi, meringkus AL (49) oknum DPRD Tebing Tinggi, dari Fraksi Partai Gerinda, warga Jalan Langsat, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Senin (25/6/2018) sore.
Bersama Adlan, polisi juga meringkus Ali (42), warga Jalan Cemara, dan Koko (41), warga Jalan Singkaran, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.
Ketiga pelaku diringkus diduga saat pesta narkoba jenis sabu di rumah bekas kantor Gerindra yang berada di Jalan Sutoyo Lingkungan III, Kelurahan Rambung, Kota Tebing Tinggi.
Kasat Narkoba Polres Tebing Tinggi, AKP Dedy Dharma SH melalui telepon seluler kepada wartawan mengatakan, penangkapan ketiga pelaku dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang rumah kosong yang sering digunakan sebagai tempat mengkonsumsi narkoba.
“Ada laporan dari masyarakat bahwa di salah satu rumah kosong sering di jadikan tempat pesta narkoba. Mendengar laporan itu, personil sat narkoba Polres Tebing Tinggi melakukan pengintaianya di lokasi yang dimaksud. Tak berapa lama, petugas langsung menggerebek rumah kosong tersebut,” kata AKP Dedy.
Barang Bukti
Dedy menjelaskan, selain mengamankan tiga tersangka yang satu diantaranya adalah oknum DPRD Tebing Tinggi, petugas juga menemukan barang buktui 1 bungkus plastik putih transparan berisikan serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dengan berat kotor 1,37 gram, satu buah kaca pirex dan 1 buah alat isap bong.
Barang bukti lainnya juga ditemukan seperti, satu unit sepeda motor merk honda Vario warna hitam BK 5227 FQ, satu unit handphone merk Nokia warna hitam, dan satu unit handphone merk Samsung warna hitam.
“Kini ketiga pelaku bersama barang bukti telah diamankan ke Polres Tebing Tinggi untuk pemeriksaan selanjutnya,” jelas Dedy.
Namun saat ditanyakan apakah AL sudah dilakukan tes urin dan dipertanyakan dari mana narkoba tersebut didapat, Dedy tidak menjawab Whatsapp (WA).
Sementara itu, Ketua Gerinda Tebing Tinggi Hazly Ashari Hasibuan saat dikonfirmasi Koran Top Metro (grup topmetro.news) mengaku sudah mengetahui penangkapan kadernya tersebut. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah AL terlibat atau tidak, karena belum dilakukan tes urine.
“Belum tahu, karena belum ada tes urine. Setahu saya dia tidak pemakai,” kata Hazly.(TM/Erwan)

