Oleh: Emmanuel Ariananto Waluyo Adi KORUPSI Indonesia mungkin tidak selalu bermula dari orang yang sejak awal berniat mengambil uang negara. Persoalannya dapat muncul jauh sebelumnya, ketika birokrasi tidak lagi menjadi pilihan menarik bagi orang-orang terbaik. BUMN, sektor swasta, dan dunia usaha menawarkan ruang karier yang lebih fleksibel, sementara birokrasi masih sering dipersepsikan dengan gaji yang kurang kompetitif, jenjang karier yang…
Read MoreKategori: Tajuk Rencana
Orkestrasi Kabinet
Oleh: EAWA SETIAP hari kerja pemerintahan dimulai jauh sebelum sebuah kebijakan terlihat di masyarakat. Ada bahan yang harus dibaca, data yang perlu diperiksa, persoalan yang harus dipetakan, serta agenda Presiden yang harus dipastikan siap. Setelah rapat berlangsung, pekerjaan belum selesai. Hasil pembahasan harus memiliki tindak lanjut, kementerian dan lembaga yang berkepentingan perlu mengetahui bagian yang menjadi tanggung jawabnya, dan persoalan…
Read MoreSlow Down AI?
Oleh: Emmanuel Ariananto Waluyo Adi KECERDASAN artifisial atau ‘artificial intelligence’ (AI) sekarang bukan lagi teknologi yang hanya dipakai perusahaan besar. Di Indonesia, orang sudah menggunakannya untuk hal sederhana: bertanya kepada ChatGPT atau Gemini, membuat dan memperbaiki tulisan, menerjemahkan, mencari informasi, mengedit wajah dan foto, membuat gambar dari teks, sampai mendapatkan rekomendasi di aplikasi. Penggunaannya sudah besar. Survei Katadata Insight Center…
Read MoreBLBI Akhirnya Lunas: Hampir 30 Tahun Menunggu, Negara Kini Punya Ruang Fiskal yang Lebih Lega
Oleh: Emmanuel Ariananto Waluyo Adi dan Jufry Hasiholan Manurung PEMERINTAH akhirnya menutup salah satu kewajiban keuangan negara yang telah bertahan hampir tiga dekade. Pada 22 Agustus 2026, kewajiban obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia kepada Bank Indonesia sebesar Rp218,3 triliun telah dilunasi. Pemerintah kemudian mengumumkan penyelesaian tersebut pada 22 September 2026. Angka Rp218,3 triliun memang besar. Namun, untuk memahami arti pelunasan…
Read MoreSikap Ksatria Kabais TNI: Komitmen Personal dan Institusional TNI untuk Indonesia Damai
Oleh: Marsda TNI Budhi Achmadi DALAM setiap dinamika kehidupan berbangsa, selalu ada momen yang menguji tidak hanya individu, tetapi juga kedewasaan kolektif kita untuk membentuk kohesi tata negara modern. Maka, peristiwa yang melibatkan figur publik kerap memantik beragam reaksi—dari empati hingga spekulasi. Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan bukan sekadar penilaian cepat, melainkan kejernihan berpikir, kebijaksanaan dalam bersikap, serta kemampuan…
Read More22 Tahun Kabupaten Samosir — Dewasa Dalam Kuasa, Dewasa Dalam Nurani
Oleh: Tetty Naibaho DUA puluh dua tahun lalu, sebuah kabupaten lahir dari rahim sejarah dan harapan. Kabupaten Samosir berdiri bukan sekadar entitas administratif, tetapi simbol kemandirian orang Batak di tepian Danau Toba. Usia 22 tahun adalah usia dewasa. Usia ketika kekuasaan seharusnya matang, bukan sensitif. Usia ketika kritik dipahami sebagai kepedulian, bukan permusuhan. Di tengah perayaan dan seremoni, ada satu…
Read MoreSetahun Walkot Medan: Walikota ‘Omon-omon’ Hingga ‘Walikota B-2’
TOPMETRO.NEWS – Hari ini! Masa kerja Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas genap 1 tahun 5 hari. Apa yang sudah dikerjakan? catatan: *PANDAPOTAN SILALAHI Sekadar diketahui, Rico Waas–begitu dia tenar dipanggil–resmi dilantik Presiden Prabowo pada Kamis 20 Februari 2025 silam di Istana Merdeka. Selama setahun plus lima hari tersebut masa kerja orang nomor satu di kota ini, rasanya…
Read MoreHPN 2026 Banten: Hajatan Nasional atau Panggung Eksklusif Gerombolan Pedagang?
Oleh: Yoga Rifai Hamzah (Direktur Big Data dan Media Insight SMSI) Hari Pers Nasional (HPN) sejatinya adalah milik seluruh insan pers Indonesia. Ia bukan milik satu organisasi, bukan milik satu kelompok, apalagi milik segelintir panitia. HPN adalah momentum kolektif di bawah koordinasi Dewan Pers yang seharusnya mencerminkan kebersamaan, kesetaraan, dan solidaritas semua konstituen. Namun, pelaksanaan HPN 2026 di Provinsi Banten…
Read MorePers, Adat, dan Keberanian di Samosir
Oleh : Tetty Naibaho DI Tanah Batak, adat tidak pernah mengajarkan diam saat melihat yang keliru. Karena itu, pers di Samosir seharusnya berdiri sebagai penjaga nilai—bukan sekadar pencatat peristiwa. Hari Pers menjadi pengingat bahwa fungsi utama pers adalah manghatahon na sintong (menyampaikan yang benar, red), meski tidak menyenangkan bagi penguasa. Adat Batak mengenal prinsip hatobangon (berasal dari kata Tobang) yang…
Read MoreTransformasi Digital Menjadikan Bank Sumut Garda Terdepan Perekonomian Daerah
TRANSFORMASI digital menjadi fundasi utama bagi perekonomian di Indonesia. Ekonomi digital tengah tumbuh pesat sekaligus penggerak dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Salah satu sektor pendorong ekonomi digital adalah sektor keuangan digital yang menjadi andalan transaksi bagi masyarakat, serta meningkatkan daya saing usaha, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tentunya menjadikan Bank Sumut Garda Terdepan bagi…
Read More