Jeritan Sopir Travel Saat Pemerintah Berlakukan Larangan Mudik

pengusaha mobil travel atau rental

topmetro.news – Dampak wabah Pandemi Corona Virus (Covid-19) memang benar-benar menghancurkan dunia ekonomi internasional. Semua orang mengeluh. Mulai dari pengusaha skala besar, maupun mikro, tidak ketinggalan juga para pengusaha mobil travel atau rental.

Mereka juga sangat mengeluhkan kondisi saat ini. Terlebih saat pemerintah melalui Kemenhub RI mengeluarkan peraturan larangan mudik.

Salah seorang penerima jasa rentalan mobil, Safrizal Irzal di Aceh Singkil, kepada reporter topmetro.news mengatakan, sudah dua kali Lebaran ini usahanya lumpuh total. Hal itu akibat tak bisa membawa penumpang yang hendak mudik dan kerugiannya mencapai puluhan juta.

“Dampak larangan mudik ini sangat membuat kami tertekan. Biasanya kalau musim mudik kami bisa menerima keuntungan sampai Rp10 juta dari jasa mengantarkan pemudik yang menggunakan jasa charter hingga berhari-hari. Namun dua tahun ini keuntungan nihil,” ucap Irzal, Senin (10/5/2021).

“Sangat terasa di mana rental sangat merosot akibat larangan mudik. Kami sangat merugi. Biasanya H-2 ini kita pasti sudah dapat bookingan untuk mengatar mereka. Lain lagi para pengusaha mobil penumpang yang memiliki banyak armada, mungkin ratusan juta kerugiannya,” sambung pengusaha mobil rental ini.

Perhatian Pemerintah

Menurut Safrizal, sebaiknya pemerintah membuat kebijakan pro-rakyatl. Karena menurutnya, dampak mudik dengan peredaran wabah Pandemi Covid-19 tidak signifikan. “Yang rawan itu di daerah-daerah banyak mengundang massa. Seperti mall dan bandara. Karena banyak orang asing keluar masuk,” terangnya.

Ia pun berharap agar perintah memperhatikan para pemilik mobil rentalan. Yang mana mereka hanya menggantung nasib dari adanya penumpang. Artinya, ada penumpang ada rezeki.

“Tolonglah perhatikan nasib para pemilik mobil rentalan. Bantuan pemerintah sangat dibutuhkan saat ini bagi kami,” ucap Zulpan, salah seorang sopir travel menambahkan.

reporter | Rusid Hidayat Berutu

Related posts

Leave a Comment