Dukung Pariwisata yang Bersih BUMDes Karya Mandiri Pulau Baguk Aceh Singkil ‘Launching’ Bank Sampah

BUMDes Karya Mandiri Pulau Baguk Launching Bank Sampah
Advertisement

tometro.news – BUMDes Karya Mandiri Desa Pulau Baguk Kecamatan Pulau Banyak melakukan ‘launching’ peresmian Bank Sampah. Hadir dalam kegiatan launching itu, anggota DPRK dari Fraksi PNA Amran Sidik, serta unsur dari Muspika Pulau Banyak.

Kepada reporter topmetro.news Kepala Desa Pulau Baguk Hardi mengatakan bahwa rencana program Bank Sampah ini sudah lama dan baru terwujud saat ini.

“Alhamdulillah. Peresmian Bank Sampah BUMDes Karya Mandiri akhirnya terwujud, setelah sekian lama kita sudah programkan. Dengan adanya Bank Sampah ini sejalan dengan program kepariwisataan yang kita kelola saat ini,” ucap Hardi, Sabtu (25/9/2021).

Lanjutnya, BUMDes Karya Mandiri ini akan berupaya keras, agar di setiap daerah pariwisata di Kepulauan Banyak tidak ada lagi sampah berserakan. Sehingga Kepulauan Banyak benar-benar terbebas dari namanya sampah.

Dengan adanya Bank Sampah tentu akan dapat menjadi penghasilan bagi masyarakat di sekitar. Terutama saat menyerahkan sampah kepada bank dan dapat menjadi pendapatan baru bagi mereka berbentuk tabungan.

“Saat ini Bank Sampah di Pulau Baguk ini bekerja sama dengan BUMDes Bersama Malum Tendi Sejahtera Kecamatan Gunung Meriah. Dan ke depannya kita tetap berkoordinasi dengan mereka,” ujar Hardi.

“Bank Sampah milik BUMdes Karya Mandiri ini bukan saja menerima dari desa (setempat) saja. Melainkan dari seluruh desa yang ada di dua kecamatan ini,” tuturnya lagi.

Pengelola Bank Sampah

Sementara itu Direktur BUMDes Bersama Malum Tendi Sejahtera Kecamatan Gunung Meriah Syafaruddin Tanjung kepada media ini mengatakan bahwa Bank Sampah yang dikelola oleh BUMDes Karya Mandiri tersebut adalah unit dari BUMDes Bersama Malum Tendi Sejahtera.

“Bank Sampah yang didirikan oleh BUMDes Karya Mandiri itu adalah bagian dari BUMDes Bersama Malum Tendi Sejahtera yang kami kelola saat ini. Semua sampah yang mereka terima nantinya akan mereka serahkan ke kita sebagai kantor induk,” kata Syafar.

“Kita berharap seluruh desa yang ada di Aceh Singkil nantinya bisa menyusul seperti Pulau Bagui tersebut. Sehingga daerah kita ini benar-benar bersih dari sampah.”

“Bila awalnya daerah kita selalu bermasalah dengan sampah, maka dengan adanya Bank Sampah ini para masyarakat bisa menyetor kan sampahnya ke kita. Dan bisa mendapatkan hasil dari sampah tersebut,” tutupnya.

reporter | Rusid Hidayat Berutu

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment