SMAN 3 Panyabungan Jalin Kesepakatan Kerjasama dengan STAIN Madina

SMAN 3 Panyabungan Jalin Kesepakatan Kerjasama dengan STAIN Madina
Advertisement

topmetro.news – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Panyabungan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal (STAIN Madina), Jumat (21/1/2022).

MoU itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pedidikan, keterampilan, serta kemandirian siswa.

Kesepakatan kerjasama yang sebelumnya sempat tertunda akibat masuknya wabah Covid-19 tersebut, kini berlanjut kembali dengan Memorandum of Agreement (MoA) yang telaksana di Mushola SMAN 3 Panyabungan, beralamat di Komplek STAIN Madina.

Kepala SMAN 3 Panyabungan Dra Hj Lesna Tarida MM didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Anwar Fuady SPd dan Sofyan Ansori SPd, serta salah seorang anggota Komite, Amril M Lubis, kepada topmetro.news usai acara menjelaskan bahwa, acara yang mereka gelar itu merupakan sambungan dari nota kesepakatan (MoU) yang telah mereka laksanakan sebelum Pandemi Covid-19 melanda.

“Hari ini kita hanya melakukan perjanjian kerjsama (MoA). Melanjutkan MoU yang sudah kita laksanakan jauh hari sebelumnya. Hanya saja, akibat pandemi makanya tertunda,” ujarnya.

Tujuan pelaksanaan MoU dan MoA dengan STAIN Madina adalah untuk memberikan edukasi yang lebih terarah dan terbimbing. Serta juga untuk menumbuhkan kemandirian pada siswa.

Dan lanjutnya, untuk kategori bidang pelajaran yang mereka fokuskan dalam edukasi dengan STAIN Madina. Yaitu bidang prakarya serta kewirausahaan.

“Kemudian, untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMAN 3 Panyabungan ini, bersama STAIN Madina kita juga memberikan edukasi terkait dakwah dan Bahasa Arab. Sehingga nantinya, siswa kita apabila telah tamat belajar dari sekolah ini memiliki banyak keterampilan dan bisa mandiri,” paparnya.

Produk Lokal

Bukan itu saja, sambungnya, dalam bidang kewirahusahaan, siswa dapat edukasi memanfaatkan segala komoditi yang ada di lingkungannya untuk berwirausaha. “Seperti halnya menciptakan produk lokal. Yang nantinya akan mengganti produk luar yang kita tidak tahu jelas tentang proses pembuatan dan kehalalannya,” katanya.

“Terkait pemasaran produk lokal ini bersama adek-adek kita dari STAIN Madina juga bersedia membantu. Sehingga, produk apa yang dihasilkan nanti dapat dipasarkan,” paparnya.

Para siswa juga dapat bimbingan untuk memanejemen sendiri usahanya. Yakni melalui neraca yang akan diajari oleh guru yang ada di SMAN 3.

“Harapan saya, semoga anak didik kita yang nantinya telah tamat belajar dari sekolah ini bisa menjadi pebisnis dan wirausahawan yang baik. Mandiri dan sukses,” pungkasnya.

reporter | Jeffry Barata Lubis

Advertisement

Related posts

Leave a Comment