Kemarahan Bobby Nasution Soal Warung tak Berizin, Ditanggapi Warga Medan Sunggal

Kemarahan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengancam bongkar warung-warung tak berizin, dapat tanggapan beragam. Ada yang mendukung, namun ada juga yang menyikapinya dengan 'dingin'.
Advertisement

topmetro.news – Kemarahan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengancam bongkar warung-warung tak berizin, dapat tanggapan beragam. Pada umumnya, warga sangat mendukung penertiban bangunan bermasalah, namun dengan sejumlah pertanyaan.

“Kita percaya sih kalau Pak Wali akan bersikap tegas kepada bangunan liar dan tak punya izin. Tapi apa ketegasan itu hanya kepada warung kecil dan posko saja? Sebab sebagaimana berita beredar, hanya warung, posko, dan reklame bermasalah saja yang kena penertiban,” sebut warga Jalan Gagak Hitam Medan Sunggal, mengaku bernama Lamsiar, Selasa pagi (6/12/2022).

“Coba lihat saja bangunan besar di Jalan Gagak Hitam Sei Sikambing B Medan Sunggal yang bersebelahan dengan Mitsubishi Motors seberang SPBU Sunggal itu. Kita lihat masih tegak itu berdiri. Padahal sudah langsung Kadis Perkim sendiri yang mengaku bahwa bangunan itu tidak punya IMB. Tapi masih tetap berdiri tegak. Tak ada tanda-tanda akan ada pembongkaran,” lanjutnya.

Lamsiar menambahkan, ia selaku warga, sebenarnya sangat mendukung upaya Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam hal penertiban bangunan bermasalah. Hanya saja, bagaimana dengan bawahan Wali Kota, apakah mampu mengikuti?

“Kita tentu saja dukung lah. Saya kira warga lain juga pasti sangat mendukung. Siapa yang nggak mau hidup dalam kota yang tertib. Semua kita mau lah. Tapi jangan ada ‘tebang pilih’. Semua harus sama rata. Ditertibkan kalau menyalah. Atau mungkin bawahan Pak Wali yang harus ditertibkan,” kata pria mengaku supir angkot ini.

Lamsiar mengaku tidak merasa enak hati, kalau ‘mata’ pengawasan hanya ‘tajam’ kepada rakyat kecil saja. “Kita merasa nggak enak saja. Kalau di depan rumah warga ada tumpukan pasir atau material bangunan lain, langsung datang yang menanyakan izin dan lain-lain. Tapi bangunan segitu besar tak ada IMB kok nggak ada masalah nampaknya bagi aparat Pemko Medan. Ada apa ini,” sergahnya.

Ancam Bongkar

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengancam akan membongkar warung-warung di pinggir jalan yang tak memiliki izin. Dalam akun instagram pribadi Bobby Nasution @bobbynst, ia mengunggah sebuah video dengan tajuk ‘Mendengar Curhatan Warga’, Minggu (4/12/2022).

Dalam video itu tampak Bobby Nasution tengah meninjau pengerjaan subdrainase di Jalan STM, Medan Johor.

Namun para pedagang tampak kecewa karena kehilangan pendapatan karena pengerjaan subdrainasse. Melihat pedagang yang tampak kesal, Bobby Nasution pun mencoba mengajak mereka untuk sabar menunggu pembangunan subdrainase selesai.

Namun, ada pedagang yang tampak marah. Pria paruh baya itu menyebut warungnya rubuh dan meminta ganti rugi pada Bobby Nasution. “Semua sudah rubuh. Kami minta ganti rugi lah Pak,” ucap pria itu.

Bobby Nasution pun menyentil pria itu dengan mempertanyakan izin warung tersebut. Pria paruh baya itu pun mengatakan tak memiliki izin. Namun menurutnya. uang sewa selalu mereka bayar.

Mendengar hal itu Bobby Nasution marah. Bahkan ia mengancam akan merubuhkan semua warung jika tak memiliki izin.

Tak ada IMB

Berita sebelumnya, bangunan di Jalan Gagak Hitam, Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal yang belakangan ini terus menjadi sorotan, ternyata tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

Informasi itu diperoleh dari Kadis Perkim Kota Medan Ir H Endar Sutan Lubis, saat dikonfirmasi, Selasa (12/10/2022) lalu, apakah benar IMB bangunan di Jalan Gagak Hitam depan SPBU Sunggal di samping Mitsubishi Motors adalah aspal (asli tapi palsu).

Bahkan saat itu Ir Endar Lubis menyebut, bangunan tersebut akan mereka segel pada Hari Rabu (12/10/2022). “Itu belum ada IMB nya dan sdh ditindak, berdasarkan koordinasi saya dgn Satpol PP hari Rabu akan disegel,” tulisnya ketika itu lewat WA kepada topmetro.news.

Namun saat itu Kadis Perkim tidak memberikan jawaban, apakah bangunan itu hanya disegel, alias tidak dibongkar habis. Endar hanya menegaskan, bahwa penyegelan akan segera mereka lakukan.

berbagai sumber

Advertisement

Related posts

Leave a Comment