TOPMETRO.NEWS – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan meski diduga melaju dengan kecepatan tinggi namun tidak ada bekas ban di aspal saat Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Ketua DPR, Setya Novanto mengerem sebelum akhirnya menabrak trotoar, pohon dan tiang listrik.
Sekadar diketahui, mobil dikendarai Hilman Mattauch seorang wartawan televisi swasta dan karena kecerobohannya sehingga mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2017) malam.
Halim menduga lantaran kondisi cuaca saat itu hujan sehingga bekas ban terkena air dan tidak kasat mata.
“Belum (kecepatan diatas 70 KM), masih perlu keterangan dari pada tersangka (Hilman-Red) masih perlu ada pembuktian dari hasil olah TKP dari korlantas. Memang karena basah tapi gak ada bekas rem,” kata Halim seperti dilaporkan poskota, Sabtu, (18/11/2017).
Nantinya menurut Halim, olah TKP akan menggunakan alat canggih yakni traffic accident analysis (TAA) yang akan diketahui kendaraan tersebut sebelum, saat, dan sesudah kecelakaan.
“Bekas ban gak ada kalau pakai kasat mata tapi kalau pakai alat itu mungkin ada. Jadi benar karena masing-masing kendaraan itu ada kriterianya itu pasti ada kalau kering jadi bisa diketahui kecepatannya,” tandas Halim.
Ditlantas Polda Metro Jaya Jumat (17/11/2017) kembali melakukan olah TKP dengan menggunakan alat TAA, meski belum disebutkan pasti kecepatan mobil saat kecelakaan namun diduga saat itu mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
Sejumlah barang bukti baru juga dikumpulkan dari lokasi, nantinya hasil olah TKP ulang itu akan di match kan dengan kendaraan yang kini berada di mako Pancoran.
Dalam kendaraan itu juga diketahui ada 3 penumpang pertama pengemudi Hilman, samping kiri ajudan Setnov, Reza Pahlevi dan di belakang Setya Novanto duduk di bangku tengah kiri. (tmn)

