You are here
Siap-siap Rupiah Menguat Lagi Ekonomi & Bisnis 

Siap-siap Rupiah Menguat Lagi

Topmetro.news – Rupiah menguat lagi. Prediksi itu dipengaruhi potensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang menguntungkan mata uang Rupiah pekan ini. Dalam perdagangan kurs kemarin, Rupiah menguat tipis 0,04 persen menjadi Rp 13.750 per Dolar AS dibanding penutupan Kamis (29/3).

Faisyal, Analis Monex Investindo mengatakan keputusan China menaikkan tarif impor pada 128 produk AS hingga mencapai 25 persen menjadi salah satu pemicu penguatan mata uang Garuda. Asal tahu saja, kebijakan yang diambil pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut merupakan respons balasan atas putusan tarif impor aluminium dan baja yang dikenakan Negeri Paman Sam.

“Kekhawatiran kembali muncul di tengah pasar sehingga indeks Dolar AS tertekan,” ujar Faisyal, Senin (2/4/2018). Per pukul 17.25 WIB kemarin, indeks dollar AS melemah 0,08% ke level 89,91.

Didukung Data Inflasi

Sementara Josua Pardede, Ekonom Bank Permata menambahkan volatilitas Rupiah menurun, didukung data inflasi yang masih dalam rentang target inflasi tahunan pemerintah.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Maret 2018 sebesar 0,20%. Ini membuat inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,40%. Sementara, target inflasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 3,5%. Meski begitu, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai pergerakan rupiah. Mengingat kemarin, nilai tukar rupiah di pasar spot terkoreksi 0,18% menjadi Rp 13.753 per Dolar AS dibanding posisi penutupan Jumat (30/3). Namun jika dibandingkan dengan posisi di Kamis (29/3), nilai tukar mata uang Garuda terangkat 0,09%.

Josua masih optimistis kurs rupiah hari ini kembali menguat, walau rilis data indeks belanja sektor manufaktur AS positif. “Besok masih bisa menguat, tapi penguatan rupiah agak terbatas.” (tmn)

sumber: kontan

120 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment