You are here
Antisipasi Tawuran Pelajar, Waka Polsek Medan Labuhan Jadi Pembina Upacara di Yayasan Budi Agung Kota Medan 

Antisipasi Tawuran Pelajar, Waka Polsek Medan Labuhan Jadi Pembina Upacara di Yayasan Budi Agung

Topmetro.News – Antisipasi tawuran pelajar Polsek Medan Labuhan mengunjungi Yayasan Budi Agung, Senin (15/10/2018). Kegiatan ini dalam rangkaian antisipasi tawuran pelajar dengan cara memberi pengarahan ke sekolah-sekolah. Salah satu caranya dengan menjadi pembina upacara di kegiatan upacara bendera setiap Senin.

Antisipasi Tawuran Pelajar Ceramahi Pelajar Yayasan Budi Agung

Kali ini, AKP Ponijo, Waka Polsek Medan Labuhan menjadi pembina upacara bendera di Yayasan Budi Agung, Jalan Platina Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (15/10/2018).

Ponijo menekankan agar para siswa dan pelajar menjaga nama baik sekolah. Tidak membuat perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, karena siswa dan pelajar merupakan penerus bangsa.

“Tolong jaga nama baik perguruan Yayasan Budi Agung dimana tempat kalian menimbah ilmu! Jangan berbuat tindakan yang melanggar peraturan seperti tawuran dan kasus pidana. Karena kalian sudah mengucapkan janji siswa.Kalau ada masalah pribadi selesaikan dan kalau masalah hukum selesaikan secara hukum,” imbau Ponijo.

Tugasnya Hanya Belajar!

Ponijo melanjutkan, tugas siswa dan pelajar hanya menuntut ilmu di sekolah, bukan untuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum seperti kemarin.

“Adik-adik tugasnya hanya belajar bukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum seperti yang kemarin tawuran. Tolong tanamkan kepada diri masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kalau ada persoalan kami dari Polsek Medan Labuhan siap membantu. Kepada para guru mari kita ingatkan kepada anak-anak agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan terlibat dalam kasus narkoba,” imbau orang nomor dua di Polsek Medan Labuhan itu.

Dia pun menitip pesan ke siswa yang sedang menimba ilmu di Yayasan Budi Agung. Seluruh pelajar diharapkan tak terpancing isu-isu atau berita hoaks yang bisa memicu terjadinya perbuatan yang melanggar hukum.

“Saya berharap agar adik-adik tidak terpancing, sekali lagi saya tegaskan agar adik-adik tetap menjaga nama baik sekolah mu seperti Budi Agung ini,” pinta Ponijo.

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SMK/TI Tuti Kusrini Spd didamping Kepsek SMA Drs Sandi Basuki mengaku berterimkasih kepada Polsek Medan Labuhan yang memberi penyuluhan terhadap anak didiknya agar tidak terjadi tawuran sesama pelajar dan siswa.

“Dalam setiap upacara kita juga sudah memberikan pengarahan bagi siswa kita agar mereka tidak terlibat tawuran dan para siswa mengucapkan janji siswa,” kata Tuti Kusrini.

Tuti Kusrini mengatakan janji siswa yang diucapkan setiap siswa adalah mereka berjanji setia dan taat terhadap nasehat guru dan orangtua serta peraturan dan tata tertib sekolah. Belajar keras dan bekerja keras untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap tuhan Yang Maha Esa. bersedia menjaga nama baik sekolah dimana saja berada.

Dalam kegiatan upacara itu dihadiri Polmas Rengas Pulau, Polmas Tanah600, Siswa SMK/TI, SMA dan pelajar MTs serta guru, tenaga pengajar di Yayasan Budi Agung.(TM-14)

129 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment