You are here
Jalan Nasional Jurusan Pakpak Bharat-Subulussalam “Hancur” Daerah 

Jalan Nasional Jurusan Pakpak Bharat-Subulussalam “Hancur”

topmetro.news – Jalan nasional jurusan Kabupaten Pakpak Bharat menuju Sabulusalam Kabupaten Aceh Singkil persisnya di Desa Nantimbo hingga Desa Binalum KM 44 Kecamatan Sitelu Tali Urung Jahe Kabupaten Pakpak Bharat ‘hancur lebur’. Sejumlah titik bahkan mengalami longsor. Jika tidak segera diperbaiki, dikuatirkan jalan yang panjangnya 2 km tersebut terancam putus.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat Toni Togatorop kepada wartawan, saat melakukan kegiatan reses di Desa Binalum. Dia juga meninjau jalan rusak dan longsor di sejumlah titik di KM 44 perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat – Sabulussalam.

Dari hasil investigasi Toni Togatorop, ada sejumlah titik di KM 44, yang badan jalan longsor berkedalaman sekira 50 meter ke dasar sungai. Sehingga sangat rawan kecelakaan, karena tidak ada terlihat tanda-tanda terjadi longsor.

“Kita melihat, ada empat titik terjadi longsor dan satu titik sangat parah. Karena hampir separuh badan jalan longsor berkedalaman 50 meter ke dasar sungai. Ini terjadi akibat curah hujan saat ini sangat tinggi di daerah Pakpak Bharat,” tegas Toni.

Dihadang Masyarakat

Usai meninjau jalan longsor, anggota legislatif dari Partai Hanura ini bermaksud pulang ke Sidikalang. Tapi tiba-tiba di Desa Nantimbo dihadang sejumlah masyarakat yang ingin menyampaikan tuntutan agar BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasiolan) segera memperbaiki Jalan nasional jurusan Kabupaten Pakpak Bharat – Sabulussalam. Persisnya di Desa Nantimbo sepanjang 2 km yang kondisinya rusak parah.

“Kami meminta anggota DPRD Sumut segera menyampaikan keluhan masyarakat kepada BBPJN. Karena jalan ini sudah lama dibiarkan hancur-lebur. Dan di sejumlah titik mengalami longsor. Kami masyarakat sangat resah, karena kerap terjadi kecelakaan serta kendaraan rusak di tengah jalan,” ujar sejumlah masyarakat ketika menghadang mobil Toni Togatorop.

Toni yang juga Ketua FP Hanura ini spontan turun dari mobilnya dan berdialog dengan masyarakat di tengah jalan yang rusak. Arus lalu-lintas di kawasan itu pun sempat terhenti sejenak. Anggota dewan dan masyarakat basah kuyup, karena saat itu hujan turun.

“Tuntutan masyarakat segera saya sampaikan ke BBPJN, agar jalan nasional ini segera diperbaiki. Dan kita secepatnya menyurati BBPJN untuk segera memperbaiki jalan yang hancur dan longsor,” ujar Toni. (TM-ERRIS)

92 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment