You are here
Pria Peduli dengan Lekuk Tubuh Perempuan, Bukan Bobot. Kenapa? Kecantikan 

Pria Peduli dengan Lekuk Tubuh Perempuan, Bukan Bobot. Kenapa?

topmetro.news – Tak bisa dipungkiri kalau bentuk tubuh perempuan menjadi salah satu daya tarik yang bisa memikat pria. Pria bisa tertarik pada seorang perempuan karena tubuhnya (meski ini juga bukan satu-satunya faktor yang membuat seorang pria mabuk kepayang pada seorang perempuan). Tapi tahukah kalau pria cenderung menyukai perempuan yang punya lekuk tubuh?

Allan & Barbara Pease dalam bukunya, Why Men Want Sex and Women Need Love mengungkapkan bahwa bentuk tubuh seperti jam pasir selalu menjadi pusat perhatian dunia seni selama ribuan tahun. Yang terpenting adalah lekuk tubuh perempuan. Bukan berat badan atau lemak pada tubuhnya. Allan dan Barbara punya penjelasan yang lebih detail terkait hal ini.

Pada masa pubertas, peningkatan jumlah estrogen menyebabkan akumulasi timbunan lemak di bagian paha dan pinggul sebagian besar gadis remaja. Ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan jika terjadi kondisi kesulitan makanan dan untuk menyusui anak-anaknya.

BACA JUGA: Benarkah Pria Suka Perempuan tanpa Makeup?

Rasio Lekuk Tubuh

Bentuk paha dan pinggul perempuan pun akan berlekuk. Dalam satu rangkaian yang terdiri atas 12 pengujian, psikolog Davendra Singh menemukan bahwa rasio pinggul-terhadap-pinggang 0,67 hingga 0,8 merupakan indikator akurat akan status reproduktif perempuan. Sehingga rasio itu dianggap paling menarik oleh pria. Rasio itu berarti ukuran pinggang perempuan bernilai 70% dari ukuran lingkar pinggulnya.

Penelitian yang dilakukan Singh tersebut juga mendapat kesimpulan menarik. Singh menguji sejauh mana pria tertarik terhadap bentuk tubuh perempuan dan mendapati bahwa rasio pinggul-terhadap-pinggang sebesar 0,7 merupakan yang paling menarik, terlepas dari seberapa banyak lemak yang ada pada tubuhnya.

Perempuan gemuk pun bisa tetap terlihat menarik di mata pria bila rasio pinggul dan pinggangnya tepat.

Rasio di atas 70% menunjukkan tingkat kesehatan dan kesuburan yang lebih rendah, sama halnya dengan rasio di bawah 70%. Rasio pinggul-terhadap-pinggang yang lebih atau kurang dari 70% pada perempuan dianggap perempuan tersebut memiliki kemungkinan jauh lebih sedikit untuk hamil dan berhasil meneruskan gen pihak laki-laki.

Bukan Berat Badan

So, kalau membicarakan tentang bentuk tubuh perempuan yang dianggap menarik berdasarkan penelitian tersebut, menurut laki-laki, yang paling menarik adalah bentuk tubuh dan lekuknya, bukan berat badannya.

Namun, kita tak perlu minder kalau tak punya tubuh berlekuk. Sebab setiap perempuan punya pesona dan daya tariknya sendiri yang membuatnya jadi sosok yang istimewa di mata banyak orang.

sumber: fimela.com

1.497 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment