You are here
Jambret Boru Hutahaean, Dua Pelaku Bonyok Dimassa, Disita Buku Nyanyian Kidung Jemaat Kota Medan 

Jambret Boru Hutahaean, Dua Pelaku Bonyok Dimassa, Disita Buku Nyanyian Kidung Jemaat

Topmetro.News – Jambret boru Hutahaean, dua orang pelaku diamankan Unit Reskrim Pancurbatu setelah sempat diamuk massa, Rabu (6/2/2019) malam di Jalan Namo Pecawir, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.

Kedua pelaku jambret boru Hutahaean itu yakni, Eli Tri Agus Suyono alias Didit (25) warga Jalan Bunga Kardiol No. 45, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan dan Sanusi Efendi alias Aseng (28), warga Jalan Bunga Pariama Lorong V, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.

Pelaku Dekati Korban, Lalu jambret boru Hutahaean

Informasi diterima wartawan, keduanya tersangka ditangkap setelah beraksi menjambret korbannya bernama Tiara boru Hutahaean (30) Jalan Aman Gang Sentosa, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.

Kompol Faidir Chaniago SH MH, Kapolsek Pancurbatu mengatakan awal kejadian bermula saat korban melintas berboncengan dengan temannya pulang dari gereja. Tiba-tiba, korban dipepet oleh tersangka dengan sepeda motor. Kemudian tersangka yang dibonceng menyambar tas milik korban.

Setelah tas korban berhasil berpindah tangan ke tangan tersangka. Kedua tersangka tancap gas melarikan diri dan kemudian korban berteriak: Rampok..rampok…!!!

“Korban yang tidak terima tasnya dijambret, spontan berteriak rampok. Teriakan korban mengundang warga sekitar dan mengejar tersangka dan oleh warga berhasil ditangkap dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Pancur Batu,” ujar Kapolsek.

Para Tersangka Mengaku

Saat diinterogasi, kedua tersangka mengakui perbuatannya mengambil tas milik korban dengan cara menjambret tas korban saat melintas dengan sepedamotor di TKP.

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan 1 unit sepedamotor Yamaha Jupiter MX tanpa plat yang dikendarai, tersangka, 1 unit HP merk Nokia warna ungu, 1 buah tas sandang kulit warna hijau yang berisikan 1 buah HP, 1 buah kunci rumah, uang tunai Rp 500 ribu, 1 buah buku nyanyian gereja kidung jemaat milik korban.

“Tersangka saat ini masih proses pemeriksaan dan dikenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” jelas Faidir Chan.

Baca Juga: JAMBRET DITANGKAP WARGA, AKHIRNYA ‘MENGINAP’ DI PENJARA

Seperti diberitakan Topmetro.News sebelumnya, jambret ditangkap warga lantaran terjatuh dari sepedamotornya. Pelaku dilaporkan telah menjambret korbannya Guntur Pasaribu (54), warga Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal. Tak pelak lagi dua pelaku masing-masing DS alias Denis (20), warga Jalan Gurila dan RU alias Riandi (24), warga Jalan M Yacob dikirim ke penjara.

Reporter: Iswandi Nasution

173 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment