You are here
Bupati Samosir Tinjau Pertanian Jagung Milik PT Sumatera Harapan Niaga Ekonomi & Bisnis 

Bupati Samosir Tinjau Pertanian Jagung Milik PT Sumatera Harapan Niaga

topmetro.news – Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM didampingi Kadis Pertanian Viktor Sitinjak, Kadis Kominfo Rohani Bakara, Kabag Umleng Ricky Rumapea, Kabag Humas dan Kerjasama Hartopo Manik melakukan peninjauan pertanian jagung milik PT Sumatera Harapan Niaga di Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan, Selasa (21/5/2019).

PT Sumatera Harapan Niaga yang bekerjasama dengan PT Benget Rojaya Grup sepakat berinvestasi di Kabupaten Samosir pada sektor pertanian. Ditargetkan seribuan hektar lahan kurang produktif di wilayah Kabupaten Samosir akan dimanfaatkan.

Lahan kurang produktif itu akan ditingkatkan nilai ekonomisnya, antara lain dengan pertanian jagung menggunakan sistem kontrak. Hingga saat ini perusahaan swasta tersebut telah menanami tumbuhan jagung di sekitar 400-an hektar lahan milik masyarakat.

BACA JUGA | Pemkab Samosir Gelar Bimtek Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian SPIP

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyampaikan apresiasi kegiatan dimaksud. Karena hal itu sejalan dengan visi daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang dititikberatkan pada sektor pariwisata dan pertanian. Diharapkan pola kerjasama dengan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami dapat memotivasi para petani lokal.

Geografis Samosir

Sebagai daerah pertanian dan sebagian penduduknya hidup dan menggantungkan dengan pertanian, curah hujan merupakan salah satu faktor eksternal yang menentukankeberhasialn pertanian penduduk.

Sebagaimana dikutip dari situs Pemkab Samosir, kabupaten ini memiliki 10 buah sungai yang keseluruhannya bermuara ke Danau Toba. Sebahagian dari sungai tersebut telah dimanfaatkan untuk mengairi lahan sawah seluas 3.987 hektar. Lahan sawah yang beririgasi setengah teknis (62,13 % dari luas yang ada).

Panjang saluran irigasi di Kabupaten Samosir mencapai 74,77 km, terdiri dari irigasi setengah teknis 70,63 km (21,53 km saluran primer dan 49,10 km saluran sekunder) dan irigasi sederhana 4,14 km.

Luas lahan produktif di Kabupaten Samosir (tahun 2002) mencapai 69.798 hektar, terdiri dari lahan sawah 7.247 hektar (10,4 %), dan lahan kering 62.551 hektar (89,6 %). Terbatasnya sarana irigasi, modal dan tenaga kerja kasar mengakibatkan hanya 14.110 hektar (22,56 %) lahan kering yang dikelola. Selebihnya merupakan lahan tidur seluas 48.441 hektar atau 77,44 % dari lahan kering yang dapat dikelola.

reporter | Tetty Naibaho

142 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment