You are here
Riol Limbah PDAM Amblas, Warga Mengaku Terganggu Kota Medan 

Riol Limbah PDAM Amblas, Warga Mengaku Terganggu

topmetro.news – Ruas Jalan HM Yamin, tepatnya di simpang lampu lalu lintas amblas. Kemudian diketahui, bahwa lokasi jalan amblas itu ternyata merupakan riol saluran air limbah milik PDAM Tirtanadi.

Warga yang melintas pun mengaku merasa terganggu dengan kondisi ini. Apalagi setelah mengetahui, bahwa jalan amblas itu berada di atas tiol milik PDAM Tirtanadi, yang seharusnya mendapat perawatan dan pengawasan rutin.

“Nanti menyalahkan kendaraan lewat pula. Mestinya semua saluran milik PDAM (Tirtanadi) harus selalu diawasi. Apalagi ini kan di kota yang padat penduduk. Bagaimana pula kalau amblas saat ada kendaraan di atasnya. Kan jadi masalah besar,” ungkap Hutabarat, seorang warga yang sedang lintas.

Pantauan, kondisi itu membuat arus lalu lintas terganggu. Warga pun berharap, agar PDAM Tirtanadi segera mangatasinya.

Permohonan Maaf PDAM Tirtanadi

Sementara itu, PDAM Tirtanadi pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan sehubungan dengan adanya jalan amblas di Jalan HM Yamin simpang lampu rambu lalu lintas.

Permintaan maaf ini disampaikan langsung Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Fauzan Nasution. Dia didampingi Kadiv Operasional Air Limbah Hotmatua Harahap dan Kabid Publikasi Komunikasi Oktavia Anggraini saat memberi penjelasan kepada media tentang kejadian amblasnya jalan di Jalan HM Yamin di kantornya Jalan SM Raja No 1 Medan, Kamis (4/7/2019).

Fauzan menuturkan, kronologis amblasnya jalan terebut terjadi, Rabu (3/7/2019). Dan di bawah jalan yang amblas itu terdapat riol saluran air limbah yang dikelola PDAM Tirtanadi sejak tahun 1992.

“Pada Hari Rabu tanggal 3 Juli 2019 kemarin melintas truk pengangkut pasir yang diduga melebihi tonase. Dan berhenti di lokasi jalan yang amblas karena lampu merah. Beban berat muatan truk diduga memicu amblasnya jalan tersebut yang mengakibatkan riol air limbah di bawahnya ikut pecah,” tutur Fauzan.

PDAM Tirtanadi mengambil langkah cepat dengan memasang rambu peringatan tanda bahaya dan rencanannya malam ini, Kamis 4 Juli 2019 akan diperbaiki. Pengerjaan sengaja dilakukan malam hari untuk menghindari terganggunya pengguna jalan.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan terhadap kejadian ini. Semoga perbaikan secepatnya dapat selesai dan kondisi jalan normal kembali,” kata Fauzan.

reporter | Erris JN

165 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment