You are here
Pengadilan Federal Amerika Serikat Akan Sita Aset Gembong Narkoba ‘El Chapo” Rp17,9 Triliun Internasional 

Pengadilan Federal Amerika Serikat Akan Sita Aset Gembong Narkoba ‘El Chapo” Rp17,9 Triliun

topmetro.news – Pihak pengadilan Federal Amerika Serikat di Brooklyn, New York akan berusaha untuk menyita aset terpidana gembong kartel narkoba asal Meksiko, Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, yang senilai 12,6 Dollar Amerika Serikat. Jika dirupiahkan saat ini berkisar satu dollar yakni Rp14.139 menjadi Rp17,9 Triliun, harta ‘El Chapo’ yang akan disita baik barang bergerak maupun tak bergerak.

Seperti dikutip dari foxnews.com, pada Senin (08/07/2019) kemarin, Para jaksa pengadilan Federal Amerika Serikat menilai, telah melakukan peredaran narkoba di wilayah Amerika Serikat, dan meraup keuntungan di negara tersebut selama bertahun-tahun. “Dengan demikian, Joaquin “El Chapo” Guzman berutang kepada pemerintah AS lebih dari $ 12,6 miliar,” kata Jaksa Federal, Jumat (05/07/2019).

Pemerintah Amerika Serikat, telah menghitung aset gembong narkoba tesebut sebesar 12.666.191.704 US Dollar, dari ‘El Chapo’. Hal itu juga dilansir dari New York Post, pada Selasa (09/07/2019), yang menyatakan, aset tersebut didapat dari dokumen terbaru El Chapo, yang dihimpun pengadilan Brooklyn New York, Amerika Serikat ketika ditangkap pada 2016 lalu.

Miliki Pesawat dan Kebun Binatang Pribadi

Jaksa pengadilan Federal Amerika Serikat di Brooklyn, New York, telah meminta keterangan dari para saksi bersaksi di pengadilan selama persidangan Guzman. Dan para saksi menyampaikan, raja obat bius itu hidup mewah, dan memiliki pesawat pribadi, memiliki kebun binatang pribadi dengan kereta api kecil di dalamnya, dan aset-aset over-the-top (barang-barang mahal) lainnya.

Untuk itu, jaksa berusaha untuk merebut aset Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, setelah persidangan selama tiga bulan melakukan penyelidikan dan memeriksa aset ‘El Chapo’, dalam perdagangan narkoba ke AS sebagai pemimpin Kartel Sinaloa.

Sementara itu, kekayaan ‘El Chapo’ yang telah diditeksi oleh penegak hukum Amerika Serikat. Jaksa penuntut umum mengatakan, bahwa tidak perlu bagi pemerintah untuk kembali menggali aset ‘El Chapo’ dalam bentuk uang tunai, karena asetnya sudah bernilai sejumlah . ” Namun, Pemerintah Amerika Serikat tetap berhak atas penyitaan semua properti El Chapo, dan dianggap seluruh harta El Chapo merupakan dari kejahatan narkotika, serta aset apapun yang memfasilitasi kejahatan gembong narkoba tersebut,” kata arsip itu.

Gembong narkoba asal Meksiko Joaquin ‘El Chapo’ Guzman itu, akan divonis pada 17 Juli, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Dan pihak berwenang, telah menghitung aset “El Chapo’ yang ada di Amerika Serikat, sejumlah $ 12,6 miliar dollar. Seluruh jumlah tersebut telah di tinjau dengan teliti, dalam pencarian aset ‘El Chapo diraihnya dari narkoba sejumlah tersebut. “Pemerintah tidak perlu membuktikan, bahwa terdakwa dapat membayar uang tebusan. Sebab, sudah pasti selain aset ‘El Chapo’ yang terdapat sebesar $ 12,6 miliar dollar itu, tidak akan dapat lagi,” ungkap arsip.

‘El Chapo’ Pernah Magang Dengan The Godfather

Gembong kartel narkoba yang memiliki nama asli Joaquín Guzmán Loera itu, lahir pada tahun 1957 di keluarga petani. Dia pertama kali terjun ke bisnis obat-obatan terlarang saat bekerja di perkebunan mariyuana dan opium. Kemudian, dia magang di bawah pengawasan Miguel Angel Félix Gallardo (yang punya julukan The Godfather), pemimpin kartel Guadalajara yang sangat berkuasa. El Chapo (atau “pendek” – karena tingginya hanya 164 cm) kemudian mengepalai kartel Sinaloa yang menguasai wilayah barat daya Meksiko, pada akhir 1980an. Lambat laun, Sinaloa berkembang menjadi kartel narkoba terbesar yang menyelundupkan obat-obatan terlarang ke AS.

Pada 2009, El Chapo termasuk dalam daftar orang terkaya versi Forbes. Dia berada di peringkat 701 dengan estimasi jumlah kekayaan senilai US$1 miliar. Guzmán sukses lepas dari upaya pembunuhan dari kartel saingannya pada 1993, namun dia ditangkap dan dihukum penjara selama 20 tahun. Dia sempat berhasil kabur, sebelum kemudian kembali tertangkap pada Januari 2016 dan diekstradisi ke AS. Selain El Chapo, Guzmán juga dikenal dengan beberapa nama alias lain seperti El Rapido, Shorty, El Senor, El Jefe, Nana, Apa, Papa dan Inge. (TMN-YOFE)

88 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment