You are here
Warga Padang Lawas Was-was, Ada Jejak Harimau, Seekor ‘Bodat’ Dimangsa Daerah 

Warga Padang Lawas Was-was, Ada Jejak Harimau, Seekor ‘Bodat’ Dimangsa

Topmetro.News – Ada jejak harimau di perkampungan warga. Setidaknya beberapa hari terakhir ini warga Desa Pagaranbira Julu dan Desa Siraisan di Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) sedang was-was dan resah. Pasalnya ada jejak harimau yang terlihat di sejumlah lokasi di pedesaan itu.

Ada Jejak Harimau, Monyet Jadi Korban

Habib Aswadi Hasibuan, Tokoh masyarakat setempat, Jumat (12/7/2019) mengatakan, pekan lalu jejak harimau pun terlihat di Desa Siraisan dan tiga hari berselang di Desa Pagaranbira Julu. Sementara pada Rabu (10/7/2019) malam seekor monyet peliharaan warga di Desa Hutabargot Sosopan hilang yang diduga kuat dimangsa harimau.

“Sudah seminggu ini, pertama di Siraisan, kemudian di Pagaranbira Julu dan tadi malam sudah memangsa bodat (monyet, red) di Hutabargot, ada darah dan jejaknya,” katanya seperti disiarkan antarasumut.

Bercak Darah dan Jejak Harimau

Di lokasi belakang rumah pemilik monyet, kata Habib Aswadi Hasibuan, hanya menyisakan rantai pengikat saja di pohon, sementara bercak darah dan jejak binatang buas itu jadi bukti kuat, monyet telah dimangsa binatang yang dilindungi habitatnya itu.

Menurut Sekretaris Desa Pagaranbira Julu ini, meski hal itu menjadi persoalan, namun warga tetap menerima kondisi seperti itu. Setidaknya warga masih tetap terlihat melanjutkan aktivitas sehari-hari.

“Tak mungkin tunggu dapat (ditangkap) dulu, baru ke ladang. Tapi tetap waspada, bawa kawan kalau mau ke ladang,” imbau Habib Aswadi Hasibuan lagi.

baca berita terkait: WARGA PADANG LAWAS TERKAPAR DITERKAM HARIMAU USAI BUKA PUASA DI DEPAN RUMAH

Sebagaimana disiarkan Topmetro.News sebelumnya, diterkam harimau usai berbuka puasa, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Faisal (45), tercatat sebagai warga Desa Pagaranbira, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas (Palas) ditemukan terkapar di depan rumahnya. Korban ditemukan sekarat setelah diterkam harimau, persis setelah berbuka puasa, Minggu (26/5/2019) sekitar pukul 19.15 WIB.

Rajo Nasution, seorang warga Desa Pagaranbira menuturkan, korban diterkam harimau setelah berbuka puasa.

Awalnya, menurut warga, korban Faisal setelah berbuka puasa sedang asyik minum kopi di depan rumah.

Saat asyik menikmati kopinya itulah, korban Faisal tiba-tiba diserang seekor harimau dari belakang tubuhnya.

“Akibat peristiwa ini, korban Faisal sempat mengalami luka pada leher,” sebut Rajo.

reporter | jeremitaran

1.519 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment