You are here
Asyik Nonton Bokep, 36 Pelajar Begadang di Warnet Terjaring Kota Medan 

Asyik Nonton Bokep, 36 Pelajar Begadang di Warnet Terjaring

Topmetro.News – Asyik nonton bokep, sedikitnya 36 pelajar terjaring petugas Polsek Percut Seituan. Mereka yang terjaring asyik nonton bokep (film porno) itu sedang begadang sambil bermain internet di warung internet persisnya di Jalan Besar Tembung, Pasar VII, Kecamatan Percut, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/7/2019) sekitar pukul 05:00 WIB.

Asyik nonton bokep3
foto | surya irwandi

Asyik Nonton Bokep, Sebagian Main Judi Online

Tak cuma kedapatan sedang asyik nonton bokep, ke 36 pelajar itu sebagian bermain judi online di warnet itu. Sebanyak 5 pelajar terjaring di warnet CM Jalan Besar Tembung, Pasar VII, Deli Serdang. Sedangkan di warnet Goegle Jalan Besar Tembung, Pasar VII, pelajar terjaring 23 pelajar. Begitu pun di Warnet Altanet sebanyak 1 orang dan warnet NS sebanyak 7 orang.

Pelajar yang Terjaring, Dibina

Semua pelajar yang terjaring terpaksa diboyong ke Mapolsek Percut Seituan untuk dibina.

Tak hanya itu, petugas juga menyita 4 unit komputer dan 15 sepedamotor tanpa surat.

Kompol Subroto, Kapolsek Percut Seituan didampingi Iptu M Daulay Kanit Reskrimnya mengatakan kepada pelajar yang terjaring dilakukan pembinaan.

Tunjukkan Surat Kendaraan

Selanjutnya, kata polisi, diserahterimakan kepada orangtua masing masing.

”Untuk Ranmor yang disita akan diserahkan ke pemiliknya jika dapat menunjukkan surat-surat kendaraan yang sah,” kata Subroto seraya mengimbau kepada pemilik warnet untuk mengoperasikan warnet sesuai waktu yang sudah ditentukan.

baca juga | JUAL FILM BOKEP KE POLISI, PEMUDA 21 TAHUN INI ‘GOL’

Seperti disiarkan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, Polrestabes Medan membongkar peredaran film porno lewat akun Sosial Media dan menangkap seorang penjual kartu memory berisi film porno.

Tersangka berinisial IR (21) ditangkap dari kawasan Jalan Sutrisno Medan, ketika menjual kartu memory berisi film porno, beberapa waktu lalu.

Polisi menjelaskan terungkapnya modus baru peredaran film porno ini ketika pihaknya mendapati informasi adanya perdagangan film porno lewat akun media sosial facebook dengan akun Andrea Nasution & Shreq Biqa Tista. Polisi langsung menghubungi pemilik akun facebook itu.

reporter | surya irwandi

1.196 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment