You are here
Keluarga tak Harmonis, Wajah Boru Sinaga Dipukul Sandal Jepit, Sembiring ‘Gol’ Kota Medan 

Keluarga tak Harmonis, Wajah Boru Sinaga Dipukul Sandal Jepit, Sembiring ‘Gol’

Topmetro.News – Keluarga tak harmonis. Begitulah kondisi pasangan suami istri ini. Gegara memukul istri dengan sandal jepit, Hartono Sembiring alias Sembiring alias Tono (26), harus ‘tidur’ di balik jeruji besi sel tahanan Polsek Pancur Batu. Pelaku ditangkap Rabu (11/9/2019) pagi, dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakoninya terhadap istrinya sendiri bernama Kasiani Yuni Boru Sinaga (36) warga Perumahan Milala Tengah Blok Q 7, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

keluarga tak harmonis2
foto | iswandi nasution

Keluarga tak Harmonis, Suami Tiba-tiba Berubah

Informasi yang diterima dari pihak Kepolisian Sektor Pancur Batu, korban dan pelaku merupakan suami istri sah.

Dalam menjalani bahtera rumah tangga, keduanya sebelumnya terlihat akur-akur saja. Namun belakangan diketahui, sifat Sembiring tiba-tiba berubah.

Tepatnya, Minggu (8/9/2019), sekira pukul 17.00 wib, pelaku pulang ke rumah.

Tanpa alasan jelas, Sembiring marah-marah kepada istinya Yuni Boru Sinaga.

Tak senang dimarahi suami, korban menjawab pertanyaan suaminya.

Tapi rupanya, jawaban istrinya itu membuat Sembiring sakit hati dan emosi.

Pukul Wajah dengan Sandal Jepit

Saat itu amarah Sembiring pun memuncak. Pelaku lantas meraih sebuah sandal yang persis ada di dekatnya.

Tanpa basa basi, Sembiring langsung memukul wajah istri yang dinikahinya itu dengan sandal hingga berulang kali.

Sampai wajah korban terlihat luka lebam. Puas dengan KDRT yang dilakoninya, Sembiring meninggalkan Yuni Boru Sinaga begitu saja.

Tak senang dengan perbuatan suaminya, Yuni membuat laporan ke Polsek Pancur Batu Minggu malam.

Ditangkap saat Duduk di Rumah

Laporan korban, terlampir dalam Nomor : LP/ 290/ IX/ 2019/ RESTABES MDN/ SEK PC BATU, Minggu 08 September 2019.

Menindaklanjuti laporan korban, akhirnya Unit Reskrim Polsek Pancur Batu, meringkus Hartono Sembiring, saat sedang duduk di rumahnya. Pelaku pun dibawa bersama barang bukti ke PPA Unit Reskrim Pancur Batu untuk proses lanjutan.

Dari interogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya, telah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), terhadap istrinya sendiri dengan menggunakan sebuah sandal jepit.

Iptu Suhaily Amri Hasibuan SH MH, Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu yang dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan seorang tersangka dalam kasus KDRT.

”Tersangka sudah kita jebloskan sel tahanan sambil menunggu berkasnya akan dilimpahkan ke pihak ke Jaksaan,” kata Suhaily.

baca juga | DIPELINTIR SUAMI, ELFRIDA NASUTION LAPOR POLISI

Seperti disiarkan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, Elfrida Nasution (40) warga Jalan Perjuangan, Setia Budi Medan, mendatangi Polsek Sunggal guna melaporkan M Soleh Abadi (42) yang merupakan suaminya sendiri. Selasa (18/4/2017).

Pasalnya, perempuan ibu yang bekerja sebagai Ibu rumah tangga itu, mengalami kekerasan rumah tangga, hingga tangan nyaris patah akibat dipelintir suaminya,

Di hadapan petugas, Elfrina Nasution menceritakan kejadian itu saat dia meminta uang belanja suaminya tetapi bukan uang belanja yang didapatnya, tiba-tiba suaminya marah-marah sehingga terjadi adu mulut.

Tidak senang, suaminya langsung melayangkan pukulan dan memelintir tangan kiri korban hingga nyaris patah, imbuh ibu lima anak itu.

Hampir sudah 15 tahun berkeluarga, efrina sudah sering menjadi bulan-bulanan suaminya. Ia berharap suaminya segera ditangkap petugas.

reporter | iswandi nasution

1.182 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment