You are here
Terima Perintah Kodam I/BB, Yonif 133/Yudha Sakti Cek Kendaraan Bermotor Prajurit Daerah Info Metro 

Terima Perintah Kodam I/BB, Yonif 133/Yudha Sakti Cek Kendaraan Bermotor Prajurit

Topmetro.News – Cek kendaraan bermotor prajurit untuk meningkatkan kedisiplinan prajurit terutama tertib berlalu lintas dalam berkendaraan. Satuan Yonif 133/YS mengadakan pengecekan kendaraan bermotor prajurit di Lapangan Parkir Yonif 133/YS, Senin (16/09/2019).

Kendaraan Bermotor Prajurit Termasuk Surat-surat

Kegiatan ini dipimpin Pasi Intel Yonif 133/YS Lettu Inf Sigab Gustaka Raharjo bersama Staf Intel Batalyon serta dibantu oleh Provost Batalyon. Adapun sasarannya kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor meliputi SIM, STNK, BPKB serta melaksanakan pengecekan secara fisik meliputi helm, spion, lampu-lampu kendaraan, knalpot dan roda.

Kegiatan itu merupakan perintah dari Pangdam I/BB Mayjen TNI MS.Fadhilah melalui surat Nota Dinas Asintel Kasdam I/BB yang telah disampaikan ke satuan bawah.

kendaraan bermotor prajurit2
foto kiriman | puspen TNI

Diberi Hukuman di Tempat

Saat pengecekan, apabila ditemukan kendaraan bermotor didapati tidak memenuhi persyaratan sesuai standar yang telah ditentukan, maka pemilik kendaraan diberikan hukuman di tempat dan didata serta segera memerintahkan untuk melengkapinya.

Sehingga dapat mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas, mewujudkan tertib berlalu lintas dan tertib berkendaraan di lingkungan prajurit Yonif 133/YS.

baca juga | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

Sebagaimana dilaporkan Topmetro.News sebelumnya, untung ada TNI. Itu yang ada dalam pikiran penulis manakala beberapa waktu lalu, penulis membaca berita tentang penemuan seorang anak yang hilang atas nama Johanis Kanimu berusia 13 tahun. Konon anak tersebut tersesat selama dua pekan di dalam hutan, karena terpisah dengan orang tuanya ketika sedang berburu di Kampung Tanas, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke-Papua.

Ya, anggota Yonif MR (Batalyon Infanteri Mekanis Raider) 411/Pandawa Kostrad yang sedang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG), berhasil menemukan anak yang hilang itu.

Sekadar diketahui 8 orang personel Yonif 411/Pandawa Kostrad di Pos Kalimaro selanjutnya mengantarkan Johanis Kanimu kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tua itu bernama Melianus Kanimu dan Sensea Ndiken. Mereka berada di sebuah perkampungan di Obaathrow, Distrik Jagebob.

reporter | jeremitaran
kiriman | Puspen TNI

146 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment