You are here
Sopir Ditodong Pistol, Perampok Truk Getah Ditembak Daerah Peristiwa 

Sopir Ditodong Pistol, Perampok Truk Getah Ditembak

topmetro.news – Kasus sopir ditodong pistol saat mengendarai truk bermuatan getah, Selasa (1/10/2019) sekira pukul 04.00 WIB di Jalan Siantar-Parapat, tepatnya di Nagori Dolok Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran berakhir tragis. Saat penangkapan pelaku, mereka sempat melawan petugas hingga perampok itu terpaksa ditembak polisi setelah memberi tiga kali tembakan peringatan ke udara.

sopir ditodong pistol2
foto | lintangnews

Sopir Ditodong Pistol, Pelaku Melawan saat Ditangkap

Itulah yang dialami tersangka JDS. Saat membekuk tersangka ini, Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Simalungun terpaksa menghadiahi timah panas lantaran melawan polisi.

“Tersangka JDS dan JFS terpaksa ‘dihadiahi’ timah panas, karena mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas saat akan diamankan. Itu setelah lebih dulu dilakukan tembakan peringatan. Tersangka AS, JS dan R alias Kentung masih dilakukan pengejaran,” kata AKBP Heribertus, Kapolres Simalungun, Senin (7/10/2019).

Truk Melaju dari Arah Parapat ke Siantar

Polisi, sebagaimana disiarkan lintangnews menyebut aksi perampokan itu berawal saat truk yang ditumpangi Rindu Hutagalung (39) warga Lingkungan V Pandurungan Julu Natio, Kecamatan Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama rekannya melaju dari arah Parapat menuju Kota Siantar.

Kepala Ditodong Senjata Mainan

Setibanya di lokasi kejadian, saat itu korban buang air kecil. Saat masuk ke dalam truk, tiba-tiba datang JFS dan JS ke pintu sebelah kiri. Sementara R dan JDS ke pintu sebelah kanan.

Kemudian R langsung menodongkan sepucuk pistol (red, senjata mainan) ke arah sopir, lalu memaksa Rindu Hutagalung keluar truk dan dimasukkan ke dalam mobil Avanza yang digunakan para tersangka.

Selanjutnya, truk bermuatan getah milik korban diambil alih tersangka R.

Kemudian tersangka AS, JFS, JDS dan JD membawa korban ke arah Panei Tongah dengan mengatakan akan dibawa ke Polres Simalungun.

Namun setibanya di Panei Tongah, tersangka JDS turun dari Avanza BK 1774 IT.

Di sana, JDS ingin menemui R untuk menjualkan hasil curian.

Sementara tersangka AS, JFS dan JD melanjutkan perjalanan, lalu menurunkan korban di sekitar perkebunan sawit milik PTPN IV Kebun Marjandi-Simalungun.

sopir ditodong pistol3
foto | lintangnews

Pelaku Ditangkap di Rumahnya

Selanjutnya, Unit Jahtanras setelah mengamankan JDS, dan mengamankan JFS yang ditangkap di rumahnya di Simpang Kawat Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (5/10/2019) sekira pukul 01.00 WIB.

“Karena melakukan perlawanan dan harus diberikan tindakan tegas, Unit Jatanras menghadiahinya sebutir timah panas secara terukur,” ucap Kapolres.

Jual Hasil Rampokan ke Penampung Getah

Tersangka R bersama JDS menjualkan getah hasil curian itu kepada penampung getah inisial BL seharga Rp 50.160.000. Setelah dibongkar, R langsung membawa truk dan JDS masih menunggu pembayaran.

Sementara tersangka AS, JFS dan JS menunggu di Simpang 3 Hatonduhan.

“Para tersangka dikenakan pasal 365 ayat (1) dan (2) ke 1e KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman yaitu selama-lamanya 9 tahun penjara. Terhadap tersangka BL dikenakan pasal 480 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang penadahan diancam 4 tahun penjara,” papar Kapolres didampingi AKP M Agustiawan, Kasat Reskrim.

baca berita terkait | TODONG PISTOL MENYAMAR POLISI, SOPIR TRUK DIRAMPOK DI JALAN SIANTAR-PARAPAT, RUGI RP 204 JUTA

Sebagaimana diiberitakan Topmetro.News sebelumnya, sopir truk dirampok di Jalan Siantar-Parapat Km 13 Nagori Dolok Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Selasa (1/10/2019) sekira pukul 04.00 WIB. Pelaku yang menodongkan pistol dan menyamar sebagai anggota polisi itu sukses ‘menguras’ sopir truk yang mengangkut karet getah dengan total kerugian sekitar Rp 204 juta.

reporter | jeremitaran

583 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment