You are here
Di Taput, Baru 5 Hotel yang Miliki Izin Ekonomi & Bisnis 

Di Taput, Baru 5 Hotel yang Miliki Izin

Advertisement

topmetro.news – Dari sekian banyak hotel di Taput (berdiri di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara), khususnya di Kota Tarutung dan Kota Siborongborong, diperkirakan baru lima di antaranya yang memiliki izin dasar dan izin prasarana.

Izin dasar meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), izin lokasi, dan izin lingkungan. Sementara izin prasarana mencakup izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikasi layak fungsi. Jika itu sudah dikantongi, maka pemilik hotel dapat mengurus izin usaha untuk mendapatkan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) sebagai legalitas untuk operasional.

Demikian diungkapkan Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Taput Reynold Lumbantobing, saat dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

“Sampai saat ini, hanya ada lima hotel di Taput yang sudah memiliki izin dasar dan izin prasarana,” katanya.

“Izin dasar mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), izin lokasi, dan Izin Lingkungan, harus segera diurus, untuk memperoleh legalitas izin yang lebih tinggi. Yakni TDUP, yang dikeluarkan dinas pariwisata,” tambahnya.

Maka terhadap sejumlah hotel yang belum mempunyai izin-izin di atas sebut Reynold, pihaknya sudah menghimbau dan menyarankan untuk mengurus. Bahkan menegur secara lisan dan tertulis para pengusaha hotel tersebut untuk agar segera mengurus izinnya.

Ia juga menegaskan, pengusaha hotel di Taput yang membandel dan tetap tidak mau mengindahkan himbauan dan teguran akan diberikan sanksi administrasi dan penyegelan hotel.

“Kita sudah memberikan teguran secara lisan dan tertulis agar mereka (pengusaha hotel), agar mengurus izin dasar dan izin prasarana,” tegasnya.

Penindakan Hotel Membandel

Data baru sesuai izin yang terbit di aplikasi perizinan di Kantor Perizinan Taput, menerangkan Hotel Hineni, Hosea, Esther, Noah, dan Aries yang sudah memiliki izin prasarana. Terdiri dari IMB dan sertifikat layak fungsi.

“Maka, himbauan dan teguran sudah kita layangkan ke sejumlah hotel yang belum punya izin. Jika tidak diindahkan, kita akan mengeluarkan rekomendasi penindakan,” tegasnya.

Tahapannya, penindakan diawali dengan peringatan tertulis. Jika tidak diindahkan akan dilakukan pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan.Tindakan selanjutnya adalah, penutupan lokasi dan penyegelan.

Sementara bagi hotel yang sebelumnya sudah punya izin akan dilakukan tindakan berupa pembekuan iMB dan pencabutan IMB. “Sanksi itu berlaku pada tidak diindahkannya di proses izin dasar tersebut,” tutupnya.

reporter | Jan Piter Simorangkir

386 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment