#

Kerjasama SMSI-UPDM, Perusahaan Pers Pilih UKW Berbasis Undang-Undang Pers

penyelenggaraan UKW
Advertisement

topmetro.news – Perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) memilih penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berbasis Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999, sebagaimana dilakukan oleh Dewan Pers selama ini.

“Pers itu profesi khusus yang pelatihan dan pengembangannya harus oleh ahli di bidangnya. Undang-undangnya khusus untuk pers. Bukan bersumber dari ketenagakerjaan,” kata Ketua Umum SMSI Firdaus.

Firdaus menyampaikan itu dalam acara penandatanganan kerjasama penyelenggaraan UKW antara SMSI dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) di Laboratorium Multimedia FIKOM UPDM (B), Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021).

Ia menegaskan, dalam pelaksanaan UKW, SMSI sebagai konstituen Dewan Pers mendukung sepenuhnya peraturan-peraturan dari Dewan Pers.

Penandatanganan kerjasama UKW SMSI-UPDM dilakukan Ketum SMSI Firdaus dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM Dr Yoga Prasetya Santoso MSi dengan disaksikan oleh Ketua Jurusan Komunikasi UPDM Dr Wahyudi Pratama, Ketua Program Studi Jurnalistik Nasrullah MSi, dan Kepala Bagian Umum Habib Umar.

Dari pihak SMSI hadir juga Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir. Kemudian, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan SMSI Pusat Dr Retno Intani ZA MSc. Serta Ketua Bidang Luar Negeri Aat Surya Syafaat dan penguji UKW Makali Kumar.

Pilihan SMSI

Dalam penyelenggaraan UKW yang merupakan tugas negara, dalam hal ini Dewan Pers yang terbentuk dengan undang-undang RI, maka Firdaus memilih bekerja sama dengan Lembaga UKW milik FIKOM UPDM. Karena telah memiliki reputasi baik, serta tradisi pengembangan keilmuan komunikasi yang tidak meragukan lagi.

Setelah kerjasama ini, UPDM dan SMSI menyelenggarakan pelatihan, training of trainer (ToT). Bertujuan untuk mempersiapkan penguji UKW terbaik dari UPDM dan wartawan utama SMSI.

“Para wartawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam SMSI, nanti diuji oleh lembaga UKW UPDM. Jadi nanti para penguji UPDM keliling ke seluruh provinsi untuk menguji wartawan,” kata Firdaus.

Selain menjalin kerjasama dengan UPDM, SMSI juga bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesi (PWI). Kerja sama adalah dalam melayani para wartawan yang bekerja di perusahaan anggota SMSI untuk UKW. Di seluruh Indonesia, perusahaan media pers siber yang bernaung di SMSI tercatat 1.225 media.

Sementara itu Dr Yoga Prasetya Santoso dalam sambutannya mengatakan, kerjasama UPDM-SMSI merupakan langkah strategis untuk mendorong terciptanya jurnalis profesional, beretika, melaksanakan kode etik jurnalistik.

Masyarakat, kata Yoga, membutuhkan wartawan berkompeten, profesional dan memerangi berita bohong (hoax) yang banyak tersebarkan di medsos.

sumber | RELIS

Advertisement

Related posts

Leave a Comment