Wujudkan Imunitas, DPD KNPI Sumut Adakan Vaksin Massal

pergerakan pemuda di Sumut
Advertisement

topmetro.news – Fantastis dan sangat luar biasa dengan pergerakan pemuda di Sumut yang melakukan pelaksanaan vaksinasi massal kepada masyarakat di Kota Medan.

Adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut melakukan pergerakan untuk menekan angka penularan Covid 19 di Medan. Di mana mereka mampu membantu pemerintah melaksanakan kegiatan vaksinisasi tersebut.

Kinerja DPD KNPI ini akhirnya dapat apresiasi dari Wagub Sumut Musa Rajekshah. Yakni dengan mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Mall Focal Point, Jalan Gagak Hitam, Ringroad, Medan, Rabu (13/10/2021).

Vaksinasi massal tersebut, harapannya, dapat mendorong percepatan terwujudnya imunitas kelompok atau ‘herd immunity’. Karena itu, kegiatan serupa juga diharapkan dapat dilaksanakan oleh DPD KNPI Kabupaten/Kota.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan KNPI Sumut kepada pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Sumut. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjutan dan KNPI juga tidak sekali ini saja melaksanakannya,” ujar Wagub Musa Rajekshah di sela-sela peninjauan vaksinasi massal tersebut bersama Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah.

Dari data yang ada, kata Wagub, saat ini dari sekitar 15 juta penduduk Sumut dengan jumlah 11 juta orang penerima vaksin, sebanyak 38% telah mendapatkan vaksin pertama. Kemudian 22,8% telah mendapatkan vaksin kedua.

“Karena itu, target 1.200 peserta vaksin yang ditetapkan DPD KNPI Sumut ini ke depannya diharapkan bisa terus ditingkatkan,” sebut Musa Rajekshah.

Target KNPI Sumut

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah menambahkan, dari target 1.200 peserta vaksin, 1.100 di antaranya mendapatkan Vaksin Sinovac. Kemudian 100 lagi mendapatkan Vaksin Moderna.

Ia menambahkan, kegiatan vaksinasi tersebut, terdiri dari vaksin dosis satu dan dosis dua.

“Harapan kita dari DPD KNPI Sumut, mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi. Namun dengan adanya vaksin ini bukan berarti kita tidak bisa terpapar (Covid-19). Tetapi memang efeknya tidak akan berdampak berat kepada yang sudah vaksin,” jelasnya.

penulis | Erris JN

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment