Tahun ini, Pemko dan Pemprovsu Mulai Proyek Pembangunan Tanggul Rob di Kecamatan Medan Belawan

Tahun ini, Pemko dan Pemprovsu Mulai Proyek Pembangunan Tanggul Rob di Kecamatan Medan Belawan
Advertisement

Topmetro.news – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko ) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) akan memulai pembangunan proyek tanggul rob di Kecamatan Medan Belawan.

Hal tersebut terungkap saat Walikota Medan Bobby Nasution bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam rapat Koordinasi pembangunan proyek pembangunan tanggul Rob di Pendopo H Rizal Nurdin, Senin (4/07/2022).

Proyek pembangunan tanggul Rob yang alokasi dananya bersumber dari Kementerian PUPR dan APBD Pemko Medan akan dilangsung secara bertahap yang konon akan menghabis dana 1 km sebesar Rp 25 miliar.

“Proyek pembangunan tanggul Rob ini dananya bersumber dari Kementerian PUPR dan APBD Pemko Medan, diharapkan bisa berjalan lancar,”. Demikian diungkapkan Bobby dihadapan Gubsu Edy Rahmayadi yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provsu Ir Bambang Pardede.

Disebutkan Bobby, proyek pembangunan tanggul Rob ini guna mengatasi permasalahan banjir dan air bersih di Kota Medan.

Diungkapkannya, pembangunan ini seyogianya akan dimulai bulan depan (Juli). “Pembangunan tanggul ini bertujuan untuk mengatasi banjir rob yang selama ini dikeluhkan warga,” ungkapnya..

Terkait dengan pembangunan tanggul yang akan dilakukan, menantu Presiden Joko Widodo ini minta dukungan Pemprovsu agar program ini dapat berjalan dengan lancar. Meski demikian, jelasnya, masih ada beberapa warga menolak padahal banyak warga yang mengharapkan banjir rob segera diatasi karena dalam sebulan terjadi sampai 3-4 kali.

Site Plan Pembangunan

Site Plan Pembangunan

Dijelaskan Bobby, pembangunan tanggul rob di Kecamatan Medan Belawan akan terbagi dalam lima zona yakni A, B, C, D dan E. Untuk Zona C.

Pembangunan tanggul ini dilakukan Pemko Medan sepanjang lebih kurang 1 kilometer. Sedangkan sisanya diambil aiih Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

“Apa yang bisa dikolaborasikan dengan Pemko Medan sampaikan saja. Sebab, sesuai dengan tagline Pemko Medan saat ini adalah kolaborasi. Artinya, kolaborasi tidak hanya dilakukan di internal Pemko Medan. Provinsi Sumut atau pun Pemerintah Pusat tetapi juga dengan masyarakat Kota Medan maupun stakeholder lainnya. Oleh karenanya mari kita satukan visi misi agar dapat mencapai keberkahan sehingga bisa dirasakan masyarakat Kota Medan,” harapnya.

Sedangkan terkait drainase yang ada di Jalan Marelan, bilang Bobby, drainase tersebut merupakan wewenang dari Pemerintah Provinsi Sumut. “Jika Provinsi Sumut mengizinkan kami (Pemko Medan) untuk menormalisasi drainase tersebut, kami dengan senang hati mengerjakannya. Sebab, selama ini masyarakat mengeluh kepada kecamatan, kelurahan serta kepala lingkungan,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam paparannya mengatakan sangat mendukung program pembangunan tanggul Rob ini, karena daerah dimaksud rawan banjir bahkan ke depannya Gubsu dan Walikota Medan saling bahu-membahu untuk membangun kota kumuh menjadi kota yang sangat indah seperti Kota tang ada di Indonesia lainnya.

“Untuk mewujudkan Medan Utara bersih dan pembangunan tanggul Rob ini, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan PT Pelindo. Untuk bisa membebaskan lahannya bagi kepentingan umum dalam kaitan ini kepentingan masyarakat,”tukas Edy Rahmayadi.

Berikut ini adalah video lengkap penyataan Walikota Medan…

Penulis | Erris

 1,830 total views,  2 views today

Advertisement

Related posts

Leave a Comment