Gubsu: Masuki Tahun Politik Sumut, 2018 Harus Tetap Kondusif!

tahun politik sumut

TOPMETRO.NEWS – Tahun 2018 merupakan tahun politik Sumut. Untuk itu seluruh masyarakat Sumatera Utara saat memasuki tahun politik Sumut itu tetap menjaga suasana kondusif, aman dan damai serta tidak menimbulkan masalah. Sebab perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa.

“InsyaAllah masyarakat bisa memahami apa yang sudah kita lakukan selama ini,” ucap Erry seraya bersyukur perayaan Natal di Sumut aman, lancar dan kondusif.

Hal itu dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi saat membawa serta sejumlah SKPD untuk mengunjungi kediaman Kapolda Sumut dan markas Kodam I/BB pada perayaan Natal, Senin 25 Desember 2017.

Sekadar diketahui, pertama, Tengku Erry mengunjungi rumah dinas Kapolda Sumut di Jalan Jenderal Sudirman Medan, kemudian dilanjutkan ke markas Kodam I/BB di Jalan Gatot Subroto Medan.

Perayaan Natal keluarga besar Kodam I/BB, Tengku Erry yang didampingi istri Ny Evi Diana br Sitorus disambut Kasdam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang. Sedangkan di rumah dinas Kapolda Sumut, Tengku Erry disambut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan keluarga.

Saat kunjungan di kediaman Kapolda, hadir di situ Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Uskup Agung Medan Monsignore (Mgr) Anicetus Bongsu Sinaga, anggota DPD RI Parlindungan Purba, mantan Gubsu Syamsul Arifin dan tokoh masyarakat Sumut lainnya.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry menyebutkan tradisi mengunjungi tokoh-tokoh ini sebenarnya dilakukan sebelum menjabat Bupati Serdang Bedagai, Wakil Gubernur hingga saat ini. “Inilah silaturahmi. Silaturahmi yang terjalin saat ini perlu lebih dieratkan lagi. Kita harus kompak dan bersama membangun Provinsi Sumatera Utara tercinta terlebih memasuki 2018 tahun politik Sumut,” ucap Erry.

Negeri Berbilang Kaum

Erry menyebutkan Sumatera Utara merupakan ‘negeri berbilang kaum’ dan miniaturnya Indonesia yang dihuni beragam suku, etnis, ras dan agama.

“Mari jadikan perbedaan itu untuk lebih mengeratkan silaturahim kita. Senantiasa jaga suasana damai, harmonis dalam kebhinnekaan. Sumut kondusif, pembangunan pesat dan masyarakat sejahtera,” harap Erry.

Tak lupa Erry mengingatkan, para pemuka agama agar tidak jemu dan bosan menyampaikan kepada masyarakat bahwa hidup harmonis, rukun dan damai dalam kebhinnekaan sangat indah. ‘’Kuatkan tali silaturahmi antara kita. Jaga persatuan dan kesatuan. Karena perbedaan itu, kita kuat,’’ tandas Erry.(erris)

Related posts

Leave a Comment