You are here
Ac Mobil Nyaman Namun Bisa Mematikan, Benarkah? Otomotif 

Ac Mobil Nyaman Namun Bisa Mematikan, Benarkah?

topmetro.news – Tahukah anda apa yang dimaksud dengan AC (Air Conditioner) mobil? Apakah berbeda dengan AC yang berada dirumah. Mungkin  kita sudah familiar dengan bahasa AC ini. Namun anda juga harus mengetahui, selain dapat memberikan kenyamanan ada juga anggapan AC dapat menjadi mesin pembunuh. Walaupun kita sendiri tidak mengetahui kapan waktunya  AC ini dapat berubah menjadi mesin pembunuh yang sadis. Artikel kali ini kita bahas tentang AC mobil.

Ac merupakan singkatan dari Air Conditioner, merupakan suatu alat yang berfungsi mendinginkan udara. Bagaimana sebuah AC dapat mendingin kan udara?

Secara umum Air Conditioner juga dapat diartikan sebuah rangkaian mesin yang berfungsi mengubah udara panas menjadi sejuk/dingin dengan cara mensirkulasikan udara disekitar mesin. Dimana ada beberapa komponen yang berfungsi satu sama lain, antara lain kompresor, filter dryer, gas Freon (gas pendingin) kondensor,dan juga evaporator.

Didalam sebuah mobil, Kompresor yang digerakan oleh tenaga mesin mobil menghisap udara dalam kabin mobil seterusnya mensirkulasikan ke media pendingin / Refrigerant / Freon. Melalui prosesnya, udara panas itu diubah menjadi dingin dan dialirkan kembali kedalam kabin.

AC Mobil Beracun?

Dalam beberapa kasus kita jumpai orang tewas didalam mobil, dengan kondisi AC mobil menyala dan kaca mobil tertutup rapat. Apakah hal ini disebabkan karena adanya kebocoran selang AC?

Ternyata dalam beberapa kasus kematian tersebut, penyebab utamanya adalah mereka keracunan gas karbon monoksida. Gas beracun ini bukan berasal dari AC, karena gas yang terkandung dalam Freon tidak mengandung  karbon monoksida sama sekali. Gas ini biasa berasal dari pembuangan pembakaran yang tidak sempurna, seperti dari asap knalpot yang masuk kedalam mobil karena adanya kebocoran atupun sela sela kecil masuk ke dalam mobil dan terus bersirkulasi didalam kabin. Sehingga orang tersebut tidak sadar telah terpapar dan menghirup gas karbon monoksida yang beracun ini dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan seseorang mengantuk,  saat dia tertidur, tiba-tiba bangun, sudah keracunan, lemas, tidak mendapat pertolongan akhirnya  meninggal.

Jadi, kematian yang terjadi didalam mobil yang AC nya dalam keadaan menyala lebih dikarenakan ruangan tertutup. Tidak ada ventilasi sama sekali. Sehingga di dalam mobil yang tertutup, jika ada kebocoran dari asap knalpot yang mengandung gas karbon monoksida masuk ke dalam mobil, Orang tersebut tidak sadar telah menghirup gas karbon monoksida dalam waktu lama dapat menyebabkan seseorang  mati lemas.

Anggapan yang salah tentang AC mobil

Merokok  didalam mobil dapat menyebabkan AC mobil lebih cepat rusak. Anggapan ini dibantah oleh seorang pemilik bengkel Auto Rotary AC Mobil Rawamangun, Steven Lie yang dikutip dari laman VIVA. Dia menyebutkan merokok didalam mobil  hanya menyebabkan AC lebih cepat kotor dan bau, karena umumnya orang yang merokok pasti akan membuka kaca sehingga debu akan masuk kabin lalu terhisap oleh blower dan dihembuskan oleh evaporator.

Namun meskipun kita telah membuat aturan dimobil kita untuk tidak menyalakan rokok, tetap saja AC butuh perawatan agar selalu terasa nyaman. Perawatan rutin merupakan suatu hal yang wajib kita laksanakan agar AC mobil tetap dalam keadaan prima. (TM/art)

1.245 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment