You are here
Rupiah Melemah Lagi, Bertengger di Rp 14.416 per Dolar AS Ekonomi & Bisnis 

Rupiah Melemah Lagi, Bertengger di Rp 14.416 per Dolar AS

Topmetro.News – Nilai tukar mata uang Rupiah melemah lagi. Di pasar spot kurs, Jumat (6/7/2018) Rupiah dibuka lesu. Bloomberg pukul 09.30 WIB menyebut, tercatat Rupiah melemah lagi di kisaran 0,15% ke level Rp 14.416 per Dolar AS. Catatan Bloomberg, ini merupakan level terlemah Rupiah sepanjang tahun 2018.

Menurut Ahmad Mikail, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, indeks Dolar AS diperkirakan melemah di kisaran 94,0—94,6. Mata uang Dolar AS juga dinilai bakal melemah terhadap sejumlah mata uang dunia, khususnya Euro.

Pengaruhi Impor Komponen Listrik

Ahmad Mikail menilai, pelemahan nilai tukar Rupiah ini bakal mempengaruhi impor komponen listrik PLN

Dia melanjutkan, pelemahan itu didorong naiknya data klaim pengangguran di Amerika pekan terakhir bulan Juni sebesar 231 ribu atau lebih tinggi dari minggu sebelumnya sebesar 223 ribu.

“Selain itu, data Purchasing Manager Index (PMI) di Eropa naik cukup kuat di bulan Juni 54,9 dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 54,1,” tambah Ahmad Mikail, Jumat (6/7/2018).

Namun, sambung dia, Rupiah diprediksi masih akan melemah jelang diberlakukannya tarif terhadap barang ekspor China oleh Amerika menyusul akibat perang dagang. Kebijakan itu, paparnya pula, diyakini akan mendorong pelemahan mata uang Yuan yang ujungnya berdampak negatif terhadap Rupiah.

Ahmad Mikail memperkirakan kurs Rupiah masih loyo hari ini, namun bisa bergerak di kisaran Rp 14.400—Rp 14.490 per Dolar AS.(*)

124 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment