You are here
JK Saragih Ditangkap di Dumai, Disangka Bakar Hutan dan Lahan Daerah 

JK Saragih Ditangkap di Dumai, Disangka Bakar Hutan dan Lahan

Topmetro.News – JK Saragih ditangkap. JK Saragih alias Jama Kita Saragih (48) harus ‘menginap’ di balik jeruji besi Mapolres Dumai, (19/7/2018). Pria yang berprofesi sebagai petani ini diduga telah melanggar tindak pidana yakni lalai telah mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

JK Saragih ditangkap awalnya Kamis (19/7/2018) lalu sekitar pukul 10.30 WIB diperoleh informasi bahwa telah terjadi kebakaran lahan di Jalan Suka Ramai Ujung RT 010 Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur.

Menerima informasi adanya kebakaran hutan dan lahan, polisi langsung bergerak cepat mendatangi TKP selanjutnya olah TKP dilakukan.

JK Saragih Ditangkap Bikin Api Unggun Hingga Menjalar

Sejumlah saksi di TKP menyebut, pemicu kebakaran lahan itu lantaran JK Saragih membuat api unggun dengan mengumpulkan daun kering kemudian setahu bagaimana api menjalar dan tiba-tiba membesar sehingga terjadi kebakaran lahan dan hutan di lokasi itu.

Setelah melengkapi alat bukti, pelaku JK Saragih diboyong ke Mapolres Dumai untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

P Nainggolan, Kapolres Dumai AKBP Restika menyebutkan pelaku sudah beberapa hari diamankan. ”Selain pelaku, kami juga mengamankan barang bukti berupa potongan kayu bekas bakaran dan satu unit mesin penyemprot rumput.”

Menurut polisi, pelaku awalnya diduga membersihkan lahan dengan cara membuat api unggun, namun api tidak dijaga sehingga menjalar hingga mengakibatkan lahan lainnya ikut terbakar.

”Kami mengimbau agar masyarakat tidak membuka dan membersihkan lahan kebun mereka dengan cara membakar, karena saat ini memang cuaca sedang kemarau sehingga api cepat membesar,” imbau Kapolres.

Hingga berita ini diposting, tidak ada pihak yang bisa memberi keterangan seputar luas lahan yang terbakar itu.

Sudah 1.647,36 Hektar Luas Lahan Terbakar

Sementara itu dari catatan Topmetro.News, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau sejak Januari hingga April 2018 sebagaimana data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyebut, sudah 1.647,36 hektar luas lahan yang terbakar.

Kebakaran lahan itu terjadi di 11 daerah dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang meliputi Rokan Hulu 1 hektar, Rokan Hilir 80.75 hektar, Dumai 114.25 hektar, Bengkalis 160.5 hektar, Kepulauan Meranti 896.61 hektar, Siak 131.5 hektar, Pekanbaru 31 hektar, Kampar 19.25 hektar, Pelalawan 60 hektar, Indragiri Hilir 121.5 hektar dan Indragiri Hulu 31 hektar.(*)

734 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment