You are here
Sumut Kekurangan Daging Sapi, Pertumbuhan Anak-anak Belum Sempurna Ekonomi & Bisnis 

Sumut Kekurangan Daging Sapi, Pertumbuhan Anak-anak Belum Sempurna

Topmetro.News – Sumut kekurangan daging sapi, ke depan diharapkan mampu memproduksi daging sapi untuk kepentingan masyarakat secara luas. Akibat Sumut kekurangan daging sapi memicu pertumbuhan anak-anak belum sempurna.

Sumut Kekurangan Daging Sapi, 1,5 Kg/Tahun/Orang

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi di hadapan berbagai kelompok tani saat panen padi, jagung, kedelai di Desa Porwobinangun Kecamatan Sei Bingei, Senin (1/4/2019).

Edy Rahmayadi mengajak Terbit Rencana Perangin-angin, Bupati Langkat untuk pengembangan peternakan sapi.

Sambil mencontohkan Sumatera Utara Indonesia Bagian Barat baru 1,5 kilogram per tahun per orang, Malaysia sudah delapan kikogram per tahun per orang.

“Itupun pas Hari Raya Haji barang kali, sehingga pertumbuhan anak-anak kita belum sempurna,” katanya seperti dikutip Topmetro.News dari antarasumut.

Tanam Benih Jagung

Usai memberikan arahannya, Gubsu menanam benih jagung dengan alat mesin pertanian dan penyerahan penghargaan capaian operasi khusus Siwab dimana untuk juara satu Kabupaten Langkat, juara kedua Kabupaten Deli Serdang, juara ketiga Kabupaten Serdang Bedagai.

baca juga | SIAPKAN AKSEPTOR 125.900 EKOR, SUMUT JADI PRODUSEN DAGING SAPI

Seperti diberitakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, Pemprovsu c/q Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut menargetkan tahun 2020 mendatang menjadi salah satu provinsi produsen daging sapi.

“Kami optimis paling lambat tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan daging sapi untuk konsumsi lokal dan sebagian lagi dipasok untuk kebutuhan daerah lain,” kata seorang pejabat Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut beberapa waktu silam.

Estimasi itu, menurut dia, didasarkan atas efektifnya kegiatan UPSUS SIWAB (Usaha Khusus Sapi/Kerbau Indukan Wajib Bunting) sebagai sebagai upaya peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting tahun 2017.

Dia memaparkan Pemprovsu telah menyiapkan sapi akseptor 125.900 ekor dengan target yang akan bunting sebanyak 88.170 ekor.

Hingga kini realisasi Inseminasi Buatan (IB) yang telah dilakukan sebanyak 43.634 ekor dan telah bunting sebanyak 15.372 ekor, serta melahirkan sebanyak 8.186 ekor yang tersebar di 27 kabupaten/kota.

Reporter | JEREMITARAN

215 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment