You are here
Rupiah Tertekan di Saat Mata Uang Asia Menguat Ekonomi & Bisnis 

Rupiah Tertekan di Saat Mata Uang Asia Menguat

topmetro.news – Nilai tukar Rupiah tertekan terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin pagi, dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pelemahan Rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

Data Bloomberg menyatakan, Rupiah Senin (20/5/2019) pukul 08.40 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp14.451 per Dolar AS. Atau melemah 1,5 poin (0,01 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya. Transaksi Rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp14.450 – Rp14.451 per Dolar AS.

Sementara Yen Jepang di pasar spot exchange pukul 08.40 WIB melemah 0,1700 (0,15 persen). Atau mencapai 110,25 Yen per Dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Rupiah Tertekan Mata Uang Asia Menguat

Ada pun Dolar Hong Kong menguat 0,0005 (0,01 persen), mencapai 7,8495 per Dolar AS. Won Korea menguat 3,2000 poin (0,27 persen), mencapai 1.192 Won per Dolar AS. Rupe India melemah 0,1899 poin (0,27 persen), mencapai 70,22 Rupe per Dolar AS. Yuan Tiongkok menguat 0,0159 poin (0,23 persen), mencapai 6,9020 Yuan per Dolar AS.

BACA | Stok Gula Bulog Sumut 1.700 Ton, Cukup Penuhi Permintaan Lebaran

Sedangkan Dolar Singapura pagi ini ditransaksikan menguat 0,0018 (0,13 persen) mencapai 1,3756 per Dolar AS. Peso Filipina menguat 0,0450 (0,09 persen) mencapai 52,61 Peso per Dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,0120 poin (0,29 persen), mencapai 4,1765 Ringgit per Dolar AS. Baht Thailand menguat 0,0360 poin (0,11 persen) mencapai 31,81 Baht per Dolar AS.

sumber | beritasatu.com

130 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment